OLE Gunnar Solskjaer dan Manchester United telah resmi berpisah. Tentunya dari dua setengah tahun menangani Setan Merah, ada banyak hal yang terjadi di antara Solskjaer dan tim tersebut.
Ada momen gembira, tapi ada juga kenangan buruk. Tentunya di dunia sepakbiola, hal terburuk adalah kekalahan. Untuk Solskjaer sendiri, ia tercatat memiliki sejumlah hasil kekalahan yang benar-benar memalukan. Lantas laga yang mana?
Berikut 5 Kekalahan Memalukan yang Dialami Manchester United Era Solskjaer, Mengutip dari Sportskeeda:
5. Leicester City (Liga Inggris: 2-4)

Dalam beberapa bulan terakhir, Solskjaer bersama Man United bisa dikatakan memasuki masa-masa sulit. Sebab banyak hasil buruk yang dirasakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan, seperti yang terjadi pada Oktober 2021 yang lalu, Man United sempat dipermalukan Leicester City.
Bermain di laga lanjutan Liga Inggris 2021-2022, Man United tepatnya takluk 2-4 dari skuad asuhan Brendan Rodgers. Pada laga tersebut, sejatinya Man United bermain baik di awal karena sempat unggul berkat Mason Greenwood.
Hanya saja blunder yang dilakukan Harry Maguire membuat Youri Tielemans dengan mudah mengubah skor kembali menjadi sama kuat. Sejak saat itu, Man United pun justru dihabisi Leicester hingga kalah 2-4.
Hasil itu memperparah kondisi Man United yang pada laga sebelumnya mereka kalah dan imbang saat berjumpa Aston Villa dan Everton.
4. Villarreal (Final Liga Eropa 2020-2021: 10-11)
Solskjaer pernah mengantarkan Manchester United ke final Liga Eropa 2020-2021. Kala itu Man United berjumpa Villarreal di final. Pertarungan kedua tim pun berjalan sangat menarik, di mana laga berakhir 1-1 berkat gol Gerard Moreno untuk Villarreal dan Edinson Cavani dari Man United.
Karena di waktu normal berakhir tanpa pemenang, lantas lantas dilanjutkan ke babak tambahan. Gol terus tak tercipta dan mau tak mau drama penalti dimainkan.
Pada babak adu penalti, 11 pemain dari masing-masing tim sampai mendapatkan kesempatan menendang. Hal itu karena bola selalu masuk. Sayangnya ketika giliran David De Gea yang menendang, ia gagal membuat bola masuk ke gawang sehingga Villarreal yang justru memenangkan final Liga Eropa 2020-2021.