Komdis PSSI Sidang 26 Pelanggaran di Liga 1 2021-2022, Terbanyak dari Liga 2

Tino Satrio, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 49 2504011 komdis-pssi-sidang-26-pelanggaran-di-liga-1-2021-2022-terbanyak-dari-liga-2-RCfPzQNutj.jpg Komdis PSSI sidang 26 pelanggaran di Liga 1 2021-2022. (Foto/Liga 1)

JAKARTA - Komite Disiplin (Komdis) PSSI sedang melakukan persidangan atas pelanggaran yang terjadi di Liga 1 2021-2022 dengan 26 pelanggaran. Sedangkan jumlah terbanyak datang dari Liga 2.

Ketua Komdis PSSI, Erwin mengungkap pihaknya sedang melakukan sidang dengan total sebanyak 82 pelanggaran. Jumlah itu merupakan akumulasi dari Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan Elite Pro Akademi.

Foto/Twitter

Rinciannya terjadi 26 pelanggaran di Liga 1, Liga 2 dengan 44 pelanggaran. Sedangkan Liga 3 terjadi 26 pelanggaran yang disidang, dan Elite Pro Akademi 12 dengan 12 kasus.

Baca juga: Hasil Persita Tangerang vs Bhayangkara FC di Pekan Ke-12 Liga 1 2021-2022: Pendekar Cisadane Raih 3 Poin

"Saya ingin memberi tahu, sampai saat ini ada 82 pelanggaran yang kita sidangkan. Paling banyak di Liga 2 itu ada 44 kasus, sedangkan di Liga 1 26 kasus, elite pro 12 kasus," kata Erwin dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Kamis (18/11/2022).

Baca juga: Persib Bandung vs Persija Jakarta: Wander Luiz Ingin Maung Bandung Menang demi Balas Dendam

Erwin juga menyoroti seringnya keterlambatan kick off, dan akumulasi kartu kuning yang berlebih. Komdis sudah mempersiapkan tindakan tegas dengan memberikan denda terhadap klub yang melakukan pelanggaram seperti dengan sebesar Rp30 juta hingga Rp50 juta.

Di sisi lain, jumlah pelanggaran yang sedang disidang itu diakuinya sudah berkurang dibanding sebelumnya. Tapi tetap saja, jumlah tersebut masih sangatlah banyak.

"Sudah makin berkurang dibanding sebelumnya. Tapi masih banyak terus adalah kesalahan tim, keterlambatan kick off yang, Akumulasi kartu kuning juga terus terjadi bahkan lebih dari 5," kata dia.

Foto/Twitter

"Kalau sudah 5 bahkan lebih (akumulasi kartu) pasti kita hukum sesuai aturan. Ada yang 50 juta, 30 juta begitu juga seterusnya seperti aturan yang sudah dibuat komdis," lanjut Erwin.

Lebih lanjut, Komdis terus menegaskan agar setiap tim lebih mentaati peraturan yang telah ditetapkan. Ia akan lebih tegas agar semua tim benar-benar bisa berubah.

"Kick off juga akan kita tindak mau (telat) 1 menit atau berapa pun. Agar semua tim betul betul siap mengubah ini jangan tidak mematuhi ketentuan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini