Share

5 Wasit yang Kariernya Tamat karena Keputusan Kontroversialnya Sendiri, Nomor 1 di Penjara 15 Bulan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 51 2503144 5-wasit-yang-kariernya-tamat-karena-keputusan-kontroversialnya-sendiri-nomor-1-di-penjara-15-bulan-fISt9tuuLO.jpg Srbjan Obradovic wasit asal Serbia di penjara 15 bulan karena keputusan kontroversial. (Foto/Direktno)

LIMA wasit yang kariernya tamat karena keputusan kontroversialnya sendiri akan diulas dalam artikel ini. Salah satu watu pemimpin lapangan yang akan dibahas bahkan pernah dihukum masuk penjara.

Wasit sejatinya merupakan pengadil pertandingan sepak bola yang diharapkan bisa memimpin pertandingan secara adil. Namun, ada kalanya keputusan sang pengadil justr dipertanyakan karena dinilai berat sebelah.

Beberapa wasit yang melakukan kesalahan karena mengambil keputusan kontroversial ada yang mendapat hukuman sementara, namun ada juga yang memilih mengakhir kariernya sebagai pengadil lapangan sepak bola. Berikut lima wasit yang membuat keputusan paling kontroversial:

5. Tom Henning Ovrebo

Mantan wasit asal Norwegia ini membuat keputusa-keputusan kontroversial pada laga semifinal leg kedua Liga Champions yang mempertemukan Chelsea melawan Barcelona. Laga berlangsung di Stadion Stamford Bridge pada 2009 silam.

Foto/Give Me Sport

Ovrebo membuat keputusan yang dianggap kubu The Blues. Pasalnya, dia dua kali menolak memberikan penalti pada Chelsea meski bola mengenai lengan Gerard Pique dan Samuel Eto’o.

Baca juga: 5 Blunder Kiper Paling Kocak, Nomor 1 Bikin Kesalahan di Final Liga Champions

Hasil pertandingan Barcelona menahan imbang Chelsea dengan skor 1-1, yang membuat Barca lolos ke partai puncak karena pada pertemuan pertama mereka mereka bermain imbang tanpa gol di Camp Nou. Blaugrana ke final karena unggul agregat gol (saat itu masih berlaku aturan gol tandang-kandang).

Setelah pertandingan, Ovrebo dikerubungi pemain Chelsea. Namun, itu belum usai. Dia mendapat ancaman pembunuhan dari para pendukung The Blues.

4. Michael Oliver

Wasit asal Inggris ini memimpin leg kedua perempatfinal Liga Champions 2017-2018 antara Juventus kontra Real Madrid. Kepemimpinan Michael Oliver, dipertanyakan Bianconeri yang menang 3-1 atas Madrid pada laga tersebut, namun tersingkir karena kalah agregat gol.

Baca juga: 5 Pemain Bintang yang Pensiun karena Masalah Kesehatan, Nomor 1 Koma Hampir 3 Tahun

Keputusan Oliver dipertanyakan karena memberi hadiah penalti kepada Real Madrid. Momen terjadi setelah bek Juve, Medhi Benatia, menjatuhkan penyerang Los Blancos, Lucas Vazquez, di kotak terlarang. Selain itu, dia juga memberikan Gianluigi Buffon karena melancarkan protes.

Foto/Reuters

3. Sebastian Coltescu

Wasit Rumania itu menjadi kontroversial bukan karena keputusannya. Namun, Sebastian Coltescu mengeluarkan pernyataan rasis pada laga laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Istanbul Basaksehir di matchday pamungkas Grup H Liga Champions 2020-2021.

Foto/Reuters

Dalam pertandingan itu Coltescu memanggil asisten pelatih Istanbul, Pierre Webo yang melakukan protes dengan panggilan negru, yang merupakan bahasa Rumania yang diartikan ke bahasa Indonesia menjadi kulit hitam.

Gara-gara ucapannya yang bernada rasial, Webo langsung naik darah dan marah-marah kepada Coltescu. Beberapa pemain pun ikut turun tangan membela Webo yang baru saja mendapatkan perlakuan rasisme.

Dia kemudian menginstruksikan pemain lain untuk keluar lapangan dan tak melanjutkan permainan. Gara-gara hal tersebut laga ditunda beberapa menit, dan akhirnya diputuskan ditunda.

2. Mark Clattenburg

Mantan wasit Liga Inggris ini pernah berselisih paham dengan Jose Mourinho ketika melatih Manchester United. Insiden terjadi pada lanjutan Liga Inggris pada 2017 silam.

Man United kala itu menghadapi Stoke City . Dalam laga tersebut, Mourinho yakin bek Stoke, Ryan Shawcross, melakukan handball di kotak penalti, tetapi Clattenburg merasa bola tidak mengenai tangan sang pemain.

Foto/Premier League

Kesal dengan keputusan Clattenburg, Mourinho menghampiri sang wasit ke ruang ganti. Dia bersikeras bahwa lawannya melakukan handball. Setelah terjadi adu argumen, Shawcross melempar sepatu ke arah dinding, sehingga Mourinho pergi.

Situasi dengan Mourinho membuat Shawcross selalu kepikiran dengan keputusannya tersebut. Saat tiba di rumah, di menyaksikan kembali keputusannya tersebut, dan masih meyakini bahwa keputusannya sudah benar.

1. Srbjan Obradovic

Wasit asal Serbia ini membuat keputusan sangat kontroversial pada laga Spartak Subotica melawan Radnicki Nis pada 2018 dalam lanjuta Liga Serbia. Pertandingan sangan penting karena pemenang akan bermain di kualifikasi Liga Eropa.

Kontroversil Obradovic dalam laga itu teradi di menit ke-78. Srbjan Obradovic meniup peluit dan menunjuk titik putih meski tak ada pelanggaran di kotak penalti Radnicki Nis. Laga itu dimenangkan Spartak Subotica dengan skor akhir 2-0.

Foto/The Sun

Setelah pertandingan, Obradovic diselidik dan diputuskan bersalah karena dinilai membantu kejatahan teroganisir dalam sepak bola. Dia dihukum 15 bulan penjara dan tidak boleh memimpin pertandingan selama 10 tahun.

Bahkan atas kasus itu membuat Slavisa Kokeza mengundurkan diri sebagai presiden federasi sepakbola Serbia. Dia mundur saat polisi sedang menyelidi kejahatan terorganisir di Liga Serbia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini