Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Masa Kecil Antonio Conte: Anak Pelatih Klub Tak Terkenal Bermetamorfosis Menjadi Juru Taktik Hebat

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |21:00 WIB
Cerita Masa Kecil Antonio Conte: Anak Pelatih Klub Tak Terkenal Bermetamorfosis Menjadi Juru Taktik Hebat
Cerita masa kecil Antonio Conte, dulu sering bermain sepak bola di jalanan. (Foto/Reuters)
A
A
A

CERITA masa kecil Antonio Conte akan dibahas dalam artikel ini. Sejak belia, pria yang kini menjadi juruk taktik ternyata sudah mengenal sepak bola dari ayahnya yang merupakan klub kecil di Italia.

Antonio Conte lahir di Lecce, Italia selatan pada 31 Juli 1969. Ayahnya bernama Cosimino Conte, seorang pelatih sepak bola Juventina Lecce, sementara ibunya, Ada Briamo, seorang ibu rumah tangga.

Cosimino dan Ada memiliki aturan ketat untuk Conte dan saudara-saudaranya, Gianluca dan Daniele.

Conte belia sering menghabiskan waktu luangnya bermain di jalanan dan dia dengan cepat belajar dengan siapa dia harus berteman dan siapa yang harus dihindari. Bahkan baku hantam tidak bisa dihindari.

Baca juga: Terungkap! Ini Alasan Antonio Conte Terima Pinangan Tottenham Hotspur Jadi Pelatih Baru

“Jalan itu dulunya adalah lapangan sepak bola kami, dan juga lapangan tenis kami. Sesekali, melakukan sesuatu yang berbeda, kami menggambar garis kapur putih di aspal, menciptakan lapangan sepak bola,” tutur Conte mengutip Life Bogger.

Foto/Reuters

Meski seorang pelatih sepak bola, ayah Conte selalu bersikeras bahwa pendidikan harus diutamakan untuk putranya. Cosimino Conte Jelas menjelaskan kepada putranya apa yang diharapkan darinya dan apa hukumannya jika mereka tidak mematuhi aturannya.

Baca juga: Filosofi Antonio Conte Sederhana di Tottenham: Ingin Performa The Lilywhites Tidak Naik Turun

“Kami cukup beruntung memiliki master sejati di belakang kami, ayah saya pandai pelatih sepak bola. Dia juga memiliki kebijaksanaan untuk membimbing saya dalam pendidikan. Dia bertanggung jawab untuk mengubah saya dari seorang bocah menjadi seorang pria,” Conte mengenang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement