Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keberhasilan Persebaya Surabaya Gagalkan Kemenangan Arema FC

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 07 November 2021 |14:02 WIB
Keberhasilan Persebaya Surabaya Gagalkan Kemenangan Arema FC
Aji Santoso konferensi pers laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Foto/MPI/Avirista Midaada)
A
A
A

SOLO Persebaya Surabaya mampu menggagalkan kemenangan Arema pada pekan ke-11 Liga 1 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (6/11/2021). Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut sukses menahan Singo Edan dengan skor 2-2.

Arema FC unggul dua gol lebih dulu melalui Carlos Fortes lewat titik penalti pada menit 11 dan Muhammad Rafli pada menit ke-21. Sedangkan dua gol Persebaya dicetak oleh Samsul Arif menit 38 dan tendangan jarak jauh pemain muda Marselino Ferdinan menit 70.

Foto/Arema FC

Pelatih Aji Santoso mengungkapkan kunci suskes timnya bisa menyamakan kedudukan. Kata dia, pergantian pemain menjadi momen penting Persebaya terhindar dari kekalahan.

Baca juga: Penyebab Arema FC Gagal Menang Atas Persebaya Surabaya

Persebaya melakukan tiga pergantian pada laga tersebut. Masuknya Johan Yoga dan Rachmat Irianto menit 46, serta Marselino Ferdinan menit 66, menjadi pembeda. Ferdinan bahkan berhasil mencetakkan gol dari tendangan jarak jauh.

“Alhamdulillah dengan masuknya Rian, masuknya Marcelino, masuknya si Johan, kami lebih berkembang terbukti kami banyak menekan,” ucap Aji.

Ia mengaku sengaja menyimpan empat pemain yang sempat memperkuat Timnas Indonesia U-23, dan baru memasukkannya di babak kedua. Apalagi para pemain tersebut baru bergabung dengan tim H-2 hari sebelum pertandingan melawan Arema FC.

“Tidak saya turunkan dari awal, karena memang kondisinya sangat tidak memungkinkan setelah pertandingan Timnas tujuh hari tidak ada latihan,” tutur pelatih berusia 51 tahun ini.

Foto/Twitter

Aji pun mengapresiasi kinerja beberapa pemain cadangan yang menjadi pembeda seperti Samsul Arif, Johan Yoga, dan Marselino Ferdinan. Khusus untuk Samsul, satu golnya ke gawang Arema FC selain membuka skor untuk Bajul Ijo, juga menjadi gol pertamanya di musim 2021 ini.

“Di babak kedua kenapa saya tarik (Samsul Arif) karena saya ingin ada target man, ketika ada Samsul kami tidak memiliki target man, untuk itu kami memasukkan Johan, karena dia lebih saya suruh untuk di kotak penalti. Jadi itu sebenarnya Samsul bermain bagus, dan mencetak gol tetapi memang taktik yang saya ubah,” paparnya.

Dirinya berharap satu gol yang dicetak Samsul bisa menjadi motivasi baginya mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2021.

Hasil imbang ini membuat Persebaya masih bertahan di peringkat 6 klasemen sementara Liga 1 musim 2021. Tim kebanggaan masyarakat Surabaya ini mengoleksi 17 poin, dari 11 pertandingan yang dijalaninya. Rinciannya lima kali meraih kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan.

(Rachmat Fahzry)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement