Resmi Jadi Pelatih Baru Barcelona, Xavi Hernandez Mampu Bangkitkan Blaugrana?

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Sabtu 06 November 2021 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 46 2497750 resmi-jadi-pelatih-baru-barcelona-xavi-hernandez-mampu-bangkitkan-blaugrana-WLws2Yrp5N.jpg Xavi Hernandez resmi menjadi pelatih baru Barcelona. (Foto: Instagram/@xavi)

BARCELONA telah resmi mengumuman kedatangan Xavi Hernandez sebagai pelatih barunya. Pengumuman itu disampaikan pada Sabtu (6/11/2021) pagi WIB.

Xavi ditunjuk menggantikan Ronald Koeman. Dalam situs resminya, El Barca menyebut "Welcome Back Home Xavi!".

Xavi Hernandez

"FC Barcelona telah mencapai kesepakatan dengan Xavi Hernandez sehingga ia menjadi pelatih tim utama untuk sisa musim ini dan dua musim selanjutnya," tulis keterangan tersebut.

Xavi disebut telah meninggalkan klub lamanya, Al-Sadd, setelah terjadi pembicaraan beberapa hari dengan pemilik klub. Xavi tiba di Barcelona akhir pekan ini, dan pada Senin 08 November 2021, dia akan diperkenalkan oleh klub sebagai pelatih utama secara terbuka di Camp Nou.

Tapi apakah Xavi mampu?

Dalam tulisannya untuk BBC Sport, wartawan olahraga asal Spanyol, Guillem Ballague, menyebut bahwa dia telah bertemu dengan Xavi musim panas lalu. Pada perjumpaan tersebut, Guillem mengatakan Xavi telah menunjukkan determinasinya untuk menjadi manajer Barcelona.

Sudah cukup jelas bagi Guillem bahwa selama Xavi bekerja untuk Al-Sadd, pria 41 tahun itu hanya fokus pada pengelolaan tim. Tim Qatar yang ditanganinya bermain dengan gaya yang jika diterapkan di Barcelona, pasti akan menghibur para penggemar Barca -julukan FC Barcelona.

BACA JUGA: Ini Alasan Al-Sadd Relakan Xavi Hernandez Melatih Barcelona

Xavi adalah orang yang tekun dalam mempelajari permainan sepakbola, dan telah mengkaji apa yang harus dilakukan setiap pemain, dengan atau tanpa bola.

Yang pertama dan terpenting, dia akan berusaha menempatkan struktur para pemain di lapangan. Jika dia bisa melakukannya, hampir bisa dipastikan Barcelona akan menjadi lebih baik, karena tanpa struktur, para pemain akan kehilangan arah dan mencari-cari apa yang semestinya dilakukan.

BACA JUGA: Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Sebagian besar para pemain Barcelona sudah menerapkan gaya permainan yang Xavi inginkan. Tapi untuk merombak sesuai dengan yang dikehendaki, Xavi perlu waktu dan kesabaran dari semua orang di tubuh klub.

Dia senang dengan keberadaan para pemain muda yang bisa menembus skuat utama. Ini klop dengan kondisi FC Barcelona yang hanya mampu menjamin pasokan pemain muda lantaran tak banyak anggaran yang tersedia untuk memperkuat skuad.

Entah karena faktor keberuntungan atau sudah terencana - atau mungkin kombinasi keduanya - FC Barcelona saat ini penuh dengan anak-anak muda berbakat, meskipun pada saat yang bersamaan mereka bisa dikatakan berlari tanpa arah karena belum mendapatkan instruksi secara jelas untuk bisa bersinar.

Di samping mengandalkan pemain muda jebolan akademi FC Barcelona, Xavi juga akan menemui pemain-pemain veteran yang memakai ban kapten di klub itu; Sergio Busquets, Sergi Roberto, Jordi Alba, dan Gerard Pique, ditambah Marc-Andre ter Stegen.

Xavi Hernandez

Mereka semua adalah mantan rekan satu timnya, sekaligus pemain-pemain yang mungkin sulit mempertahankan kecakapan saat berlaga. Sepertinya tidak mudah bagi mereka untuk bisa semumpuni seperti dulu.

Kekalahan 0-1 saat menghadapi Rayo Vallecano pada 28 Oktober lalu jelas merupakan kesalahan Busquets dan Pique. Performa mereka saat itu jauh di bawah standar.

Alba juga tak lagi menjadi ancaman bagi klub-klub lawan, bahkan kerap berbuat kesalahan saat bertahan. Sergi Roberto tidak tahu apa yang harus dilakukan karena posisinya sering dipindahkan. Kemudian beberapa pihak mengeklaim kiper Ter Stegen tak lagi menjadi tembok pertahanan kokoh.

Akan tetapi, positifnya, Xavi tidak harus berurusan dengan pertanyaan, "Apa yang harus kita lakukan dengan Messi?". Sebab, pertanyaan itu terus didengungkan para pengurus klub di masa lalu, saat maestro asal Argentina tersebut masih memperkuat FC Barcelona, sampai-sampai skuat utama khusus dibangun untuk melayaninya.

Pertanyaan utama yang harus dijawab pengurus klub kini adalah apakah mereka punya cukup pemain berkualitas untuk menempati empat besar klasemen La Liga? Apabila raihan itu tidak tercapai, jelas mereka tidak akan punya cukup uang untuk menjadi empat besar La Liga di musim berikutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini