AS Roma Kalah 1-2 dari AC Milan, Gianluca Mancini Semprot Pengadil Lapangan

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 01 November 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 47 2494724 as-roma-kalah-1-2-dari-ac-milan-gianluca-mancini-semprot-pengadil-lapangan-A9W6nsXK0Q.jpg Gianluca Mancini semprot wasit usai AS Roma kalah 1-2 dari AC Milan (Foto: Reuters)

ROMA AS Roma menelan pil pahit saat melawan AC Milan dalam lanjutan Liga Italia 2021-2022. Bek AS Roma, Gianluca Mancini, menyalahkan wasit Fabio Maresca atas kekalahan 1-2 timnya.

Dia menyebut wasit Maresca akan ditertawakan jika memimpin pertandingan di Liga Inggris. Ucapan pemain asal Italia itu keluar setelah beberapa keputusan kontroversial membuat Giallorossi –julukan Roma- kalah di Stadion Olimpico, Senin (1/11/12021), dini hari WIB.

Tammy Abraham vs AC Milan (Foto: Reuters)

Salah satu keputusan wasit yang disorot adalah penalti untuk Milan usai Zlatan Ibrahimovic dilanggar oleh Roger Ibanez. Penalti itu berbuah gol Franck Kessie pada menit 57.

Menurut Mancini, pelanggaran tersebut bukanlah sebuah penalti. Akan tetapi, wasit tetap memberikannya setelah melihat VAR.

Kemudian, di akhir pertandingan, keputusan kontroversial kembali terjadi. Simon Kjaer menekel Lorenzo Pellegrini di kotak penalti, tetapi wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran dan sama sekali tidak melihat VAR.

BACA JUGA:

“Kami berbagi kemarahan pelatih, semua orang melihat insiden itu. Penalti pada Ibanez sama sekali bukan penalti. Wasit diberitahu untuk melihatnya lagi di VAR, tapi dia masih membuat keputusan itu," kata Mancini, dilansir dari Football Italia, Senin (11/1/2021).

“Lalu, ada penalti besar di akhir saat Kjaer menekel Pellegrini di tulang kering. Itu penalti, tetapi VAR tidak campur tangan padahal itu sangat jelas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mancini mengatakan, bahwa wasit sangat mungkin membuat kesalahan. Akan tetapi, ketika dia telah mendapat perintah untuk melihat VAR ataupun diberi masukan oleh para asisten wasit, sesuatu yang salah pasti telah dibuatnya.

Pemain berusia 25 tahun itu juga memberikan komentar pedas soal keputusan wasit yang memberikan kartu kuning terlalu banyak, termasuk kepada Theo Hernandez yang diganjar dua kartu kuning. Menurutnya, jika wasit seperti itu memimpin di Liga Inggris, dia akan ditertawakan.

AS Roma vs AC Milan (Foto: Reuters)

“Wasit bisa membuat kesalahan, sama seperti pemain, kita semua adalah manusia. Namun, ada lima ofisial atau semacamnya di VAR, jika mereka memanggil anda untuk melihatnya lagi, itu berarti anda telah melakukan kesalahan,” jelas pemain bertinggi 191 cm itu.

“Saya adalah seseorang yang banyak menonton sepakbola. Saya pikir 12 kartu kuning terlalu banyak untuk permainan ini. Lihatlah Liga Inggris, mereka akan tertawa jika Anda memimpin seperti itu, terutama dengan penalti itu,” imbuhnya.

“Saya tidak ingin menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada siapa pun, tetapi jujur, itu terasa seperti lelucon. Kjaer tidak mendapatkan bola, dia hanya mendapatkan betis Pellegrini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini