Alasan Martunis Menolak Tinggal Bersama Cristiano Ronaldo

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 51 2492700 alasan-martunis-menolak-tinggal-bersama-cristiano-ronaldo-naLzIPJaI5.jpg Alasan Martunis menolak tinggal bersama Cristiano Ronaldo. (Foto: Instagram/@martunis_ronaldo)

ALASAN Martunis menolak tinggal bersama Cristiano Ronaldo menjadi salah satu hal yang menarik untuk dibicarakan. Pasalnya, dengan tinggal bersama ayah angkatnya, Ronaldo, Martunis sebenarnya bisa menjalani kehidupan dengan enak.

Hal ini tak terlepas dari kondisi keuangan Ronaldo yang memang kaya raya. Sebagai pesepakbola sukses, CR7 -julukan Ronaldo- memang punya harta kekayaan selangit.

BACA JUGA: Deretan Klub Sepak Bola yang Menolak Martunis Anak Angkat Cristiano Ronaldo, Nomor 1 Klub Portugal

Soal hal tersebut, Martunis pun membahasnya dalam sebuah tayangan video yang diunggah di akun Youtube pribadinya. Di sana, dia menceritakan soal hubungannya dengan Ronaldo usai diangkat sebagai anak.

BACA JUGA: Profil Martunis: Anak Angkat Cristiano Ronaldo yang Terapung di Laut 21 Hari, Begini Kehidupannya Sekarang

Mari menilik lebih jauh soal hal tersebut serta serba-serbi lain soal diangkatnya Martunis sebagai anak oleh striker bintang yang kini membela Manchester United itu.

Diangkat Jadi Anak Cristiano Ronaldo

Ada kisah panjang yang membuat Martunis bisa menjadi anak angkat Ronaldo. Semuanya berawal dari Martunis yang sedang bermain bola bersama teman-teman. Hal itu dilakukannya tepat di hari terjadinya gempa dan tsunami yang melanda wilayah tempat tinggal Martunis di Aceh pada 26 Desember 2004.

Alasan Martunis Menolak Tinggal Bersama Cristiano Ronaldo

(Martunis bersama Cristiano Ronaldo)

Martunis pun berusaha menyelamatkan diri bersama keluarganya dengan menumpang mobil pick up tetangganya. Namun, Martunis tetap tak bisa menghindar dari gelombang besar yang menerjang daratan tersebut. Mobil pick up yang ditumpanginya tergulung ombak tsunami.

Namun, Martunis yang baru berumur tujuh tahun kala itu selamat terjangan ombak. Martunis terombang-ambing di laut selama 21 hari.

Dia pun selamat setelah penduduk menemukannya pada 15 Januari 2005. Saat ditemukan, Martunis memakai jersey Tim Nasional (Timnas) Portugal bernomor punggung 10 milik Rui Costa. Hal itu mengundang perhatian dari dunia sepakbola, terutama para pesepakbola bintang.

Cristiano Ronaldo yang saat itu tengah menjalani periode pertama membela Man United pun datang ke Aceh untuk bertemu Martunis. Dia langsung mengangkat Martunis sebagai anaknya. Martunis pun sontak menjadi sorotan.

Diajak Tinggal Bersama

Usai mengangkat Martunis menjadi anak, Ronaldo tak meninggalkannya begitu saja. Sang striker asal Portugal itu bahkan berusaha mengajak Martunis untuk tinggal bersama, namun dia menolak.

Alasan Martunis Menolak Tinggal Bersama Cristiano Ronaldo

(Martunis ceritakan soal sosok Ronaldo)

Dia menceritakan hal itu lewat video yang diunggah di channel YouTube pribadinya pada pertengah tahun lalu. Dalam video itu, Martunis mengatakan bahwa sebenarnya dia diajak tinggal bersama di Inggris. Sebab, kala itu Ronaldo sedang meniti karier di Manchester United.

"Setelah kejadian tsunami, saya sempat dibawa ke Portugal bersama dengan ayah (Cristiano Ronaldo. Saat itu, saya senang karena kedatangan Ronaldo menghibur saya yang sedang sedih karena kehilangan ayah, ibu, dan saudara-saudara saya," ujar Martunis.

"Saya juga sempat diajak untuk tinggal di Manchester United. Tetapi, pada akhirnya saya menolak ajakan tersebut," tuturnya.

Ya, Martunis tak membeberkan alasannya dengan gamblang mengapa menolak ajakan tinggal bersama Ronaldo. Namun, meski sudah ditolak dan putranya akhirnya kembali ke Aceh, Ronaldo tetap menunjukkan tanggung jawabnya dalam membesarkan Martunis yang sudah kehilangna keluarga.

Peraih lima trofi Ballon dOr itu berusaha memasukkan Martunis ke sekolah sepakbola di klub lamanya, Sporting Lisbon. Namun, sayang, hal itu tak berlangsung lama karena Martunis menghadapi sejumlah kendala, seperti bahasa hingga cuaca di sana. Alhasil, sang anak angkat akhirnya memilih pulang ke Tanah Air.

"Lalu saya dibawa kembali ke Sporting Lisbon pada 2013. Saat itu, mereka memberikan saya sekolah di akademi Sporting. Tetapi, karena dinilai terlambat (secara usia), saya akhirnya pulang ke Aceh," jelas Martunis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini