Leg II Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Australia U-23 Berakhir dengan Adu Penalti, Garuda Muda Punya Ernando Ari Sutaryadi

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 51 2492467 leg-ii-timnas-indonesia-u-23-vs-timnas-australia-u-23-berakhir-dengan-adu-penalti-garuda-muda-punya-ernando-ari-sutaryadi-3sfgk17QIb.jpeg Timnas Indonesia U-23 bisa mengandalkan Ernando Ari Sutaryadi jika leg II harus berakhir dengan adu penalti (Foto: Instagram/@nandoariiiss)

DUSHANBE - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 akan menghadapi Australia U-23 pada leg II Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Jika leg II harus berakhir dengan adu penalti, Indonesia bisa tenang karena memiliki Ernando Ari Sutaryadi di bawah mistar gawang.

Ernando bisa menjadi andalan Indonesia untuk babak tos-tosan. Sebab, kiper Persebaya Surabaya ini memiliki catatan baik dalam menghadapi adu penalti.

Ernando Ari Sutaryadi (Foto: Twitter/@PSSI)

Pada laga leg 1 di Republican Central Stadium, Dushanbe, Tajikistan, Selasa 26 Oktober 2021, malam WIB, Indonesia kalah 2-3 dari Australia. Meski kalah, Ernando tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusialnya.

Dia bahkan menggagalkan penalti Australia pada menit kelima. Ernando dengan tenang menebak tendangan Patrick Wood yang mengarah ke kanan bawah gawang.

BACA JUGA: Hasil Wakil Asia Tenggara di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang, Malaysia Unjuk Gigi

Setidaknya, penyelamatannya itu membuat Garuda Muda dapat menahan imbang Australia sampai babak pertama usai. Di babak kedua, Ernando tetap dengan penampilan terbaiknya meski gawangnya kbobolan tiga gol.

Patut diingat, Ernando pun pernah menjadi pahlawan bagi Indonesia di Piala AFF U-16 2018. Saat itu, Indonesia menghadapi Thailand di partai puncak dan laga harus berakhir dengan adu penalti.

Indonesia mampu menyarangkan bola ke gawang Thailand melalui empat pemainnya yakni Sutan Diego Armando Ondriano Zico, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri, Rendy Juliansyah, dan David Maulana.

Sementara itu, dua penendang Thailand, Apidet Janngam dan Pongsakorn Innet, gagal. Ernando dapat menepis dua tendangan itu sehingga memastikan Indonesia mendapat gelar juara Piala AFF U-16 untuk pertama kalinya itu.

Ernando Ari Sutaryadi (Foto: Instagram/@nandoariiiss)

Catatan itu menjadi modal tersendiri bagi Indonesia bila leg kedua harus berakhir adu penalti. Kemungkinan terjadi penalti cukup besar karena produktivitas gol tandang tidak masuk dalam perhitungan dalam regulasi sekarang.

Jadi, laga bisa langsung berlanjut ke adu penalti bila Indonesia menang dengan selisih satu gol saja. Akan tetapi, lebih baik Indonesia menang dengan selisih dua gol pada leg II sehingga langsung lolos ke Piala Asia U-23 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini