5 Pesepak Bola Dunia yang Paling Emosian, Nomor 1 Sering Menangis

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 51 2491493 5-pesepak-bola-dunia-yang-paling-emosian-nomor-1-sering-menangis-00mTAej8f6.jpg Cristiano Ronaldo beraksi dalam laga Manchester United vs Liverpool di Liga Inggris 2021-2022. (Foto/Reuters)

LIMA pesepak bola dunia yang paling emosian akan diulas dalam daftar ini. Beberapa pemain bintang menangis karena gagal membawa tim atau negaranya meraih kemenangan untuk mengangkat trofi bergengsi.

Ada banyak keadaan yang membuat para penggemar dan pemain sepak bola menangis di seluruh dunia. Namun, kami merangkumnya dalam lima momen emosional yang paling diingat. Berikut daftarnya:

5. Iniesta Mencetak Gol Untuk Dani Jarque

Kapten Espanyol, Dani Jarque adalah sahabat Andre Iniesta. Dia meninggal karena terkena serangan jantung setelah sesi latihan pra-musim pada 2007. Ini sangat menyakitkan dan mempengaruhi penampilan Iniesta secara signifikan sepanjang musim.

Foto/FIFA

(Iniesta mencetak gol ke gawang Belanda)

Tiga tahun kemudian, Andre Iniesta mencetak gol kemenangan dalam kemenangan Spanyol 1-0 atas Belanda di final Piala Dunia 2010. Hasil itu membuat Spanyol meraih trofi pertama Piala Dunia pertamanya.

Dalam hiruk pikuk selebrasi, Iniesta melepas jersenya. Dalam kaus dalamnya tertulis,“Dani Jarque: selalu bersama kita”.

4. Andrea Pirlo di Final Eropa 2012

“Sang Arsitek”, begitu ia dijuluki, adalah salah satu playmaker paling berbakat di generasinya. Pirlo telah memenangkan hampir setiap trofi di tingkat elite.

Pada Piala Eropa 2012, Pirlo menampilkan penampilan luar biasa. Ia memenangkan tiga penghargaan Man of the Match dalam perjalanan Italia ke final. Dia bahkan seorang diri membongkar pertahanan Inggris di semifinal turnamen.

Baca juga: 5 Aksi Nyeleneh Pesepak Bola dengan Trofi Juara, Nomor 1 Sampai Diajak Makan Bareng

Foto/UEFA

(Andrea Pirlo menangis di final Piala Eropa 2012)

Sayangnya, di final, ia gagal Timnas Italia. Mereka 4-0 dari Spanyol. Episode itu terlalu emosional bagi Pirlo. Dia pun dia menangis tersedu-sedu saat peluit akhir.

3. Tangisan David Luiz di Piala Dunia 2014

Bek tengah Brasil, David Luiz menangis setelah bangsanya dipermalukan di turnamen Piala Dunia 2014. Sebagai negara tuan rumah, Brasil melewati babak penyisihan grup dan melaju ke semifinal dengan meyakinkan.

Foto/FIFA

Namun, ketika Selecao menghadapi Jerman di babak semifinal, itu akan menjadi satu rasa malu terburuk yang pernah tercatat dalam sepak bola. Mereka dikalahkan 7-1 di tanah mereka sendiri.

David Luiz, salah satu pemain saat itu, tidak bisa mengendalikan emosinya dan akhirnya dia menangis. Namun demikian, Selecao masih berhasil mengklaim tempat ketiga.

2. Tangis John Terry karena Gagal Eksekusi {enalti di Final Liga Champions 2008

Chelsea hampir saja memenangkan trofi perdana Liga Champions perdana mereka ketika The Blues berhasil mencapai final pada 2008. Mereka menghadapi, Manchester United di final.

Pertandingan berjalan intens dengan akhir 1-1 setelah 90 menit, berkat gol dari Frank Lampard dan Cristiano Ronaldo. Setelah perpanjangan waktu, skor masih sama dan dilanjutkan adu penalti.

Foto/Daily Mail

(John Terry menangis)

Setelah beberapa tendangan dilakukan, nasib Chelsea terletak pada kapten, John Terry. Namun, bek tersebut tidak bisa mencetak gol karena ia tergelincir saat menendang, dan membuat bola melebar. Chelsea pun gagal meraih trofi Liga Champions perdana mereka, Terry pun menangis.

1. Air Mata Pahit Cristiano Ronaldo di Final Eropa 2004

Cristiano Ronaldo adalah pemain sepak bola yang sangat emosional, mengingat banyaknya air mata yang dia tumpahkan di lapangan. Selain memenangkan trofi, menggiring bola, mencetak gol, dan berpose di depan kamera, meneteskan air mata adalah sesuatu yang juga dia kuasai.

Foto/Marca

(Cristiano Ronaldo menangis di final Piala Eropa 2004)

Ia menangis saat Manchester United kalah di final Piala FA 2005. Ia menitikkan air mata bahagia saat United menjuarai Liga Champions 2008 dengan mengalahkan Chelsea, melalui adu penalti dan juga berlinang air mata saat meraih Balon d'Or 2013.

Momen berlinang air matanya yang paling terkenal datang ketika dia baru berusia 19 tahun. Dia baru saja kalah di Piala Eropa 2004 dari Yunani.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini