Bus Tim Singo Edan Dirusak, Presiden Arema FC Minta Suporter Hilangkan Dendam dan Saling Serang

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 49 2489644 bus-tim-singo-edan-dirusak-presiden-arema-fc-minta-suporter-hilangkan-dendam-dan-saling-serang-nEkHDfIYTw.jpg Presiden Arema FC Gilam Pramana meminta seluruh suporter untuk hilangkan dendam. (Foto/Arema FC)

MALANG – Bus milik tim Singo Edan dirusak oleh suporter ketika berada di Yogyakarta. Menanggapi masalah tersebut, Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana menyerukan kepada para pendukung klub manapun untuk menghilangan dendam dan saling serang.

"Kami ikhlas seikhlas-ikhlasnya, agar ini menjadi tragedi terakhir dan menjadikan pelajaran berharga bagi semua pengelola klub sepakbola, dan supporter untuk mengakhiri saling dendam dan saling serang. Kami sepakat biarlah kami menjadi martir dari segala kejadian yang merugikan sepakbola Indonesia," bebernya dalam pernyataan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Foto/Twitter

Tragedi penyerangan ini membuat Gilang bertekad menyelesaikan rivalitas negatif antara kedua tim yang sudah sekian lama mendarah daging. Apalagi dari rivalitas kedua tim banyak nyawa yang dikorbankan sia - sia.

Baca juga: Bus Arema FC Diserang Oknum Suporter, Manajemen Persebaya Surabaya Minta Maaf

"Tragedi Jogja dimana Bus Arema FC diserang oleh oknum supporter Persebaya kita jadikan tonggak pengakhiran rivalitas negatif, tumbal korban rivalitas yang berpotensi menghilangkan nyawa orang. Kami dari Arema FC sangat mengutuk perbuatan oknum supporter itu," ungkap pria kelahiran Probolinggo ini.

Baca juga: Persija Jakarta Kalah dari Arema FC, Wasit pun Jadi Sorotan

"Sepakbola sejatinya adalah persaudaraan, rivalitas hanya 45 menit x 2 adu kualitas permainan, adu strategi, adu fisik dan dan teknik," lanjutnya.

Pihaknya pun menerima permintaan maaf dari official Persebaya dan meminta kepolisian untuk mengusut tuntas, kasus penyerangan yang dilakukan oknum suporter Persebaya tersebut.

"Kami menerima permintaan maaf official Persebaya kepada kami, dan menyerahkan sepenuhnya pembinaan oknum supporter kepada pihak kepolisian," ucap dia.

"Kami memberikan jalan terbaik agar kita mengubur dendam demi kompetisi tetap berjalan, dan sepakbola Indonesia berprestasi agar oknum pelaku memberikan maaf terbuka kepada Arema FC dan Aremania, serta Persebaya dan Bonekmania, bahwa tindakannya mencoreng citra kedua klub dan suporter yang kini tengah berbenah seiring dengan kualitas kompetisi yang mulai membaik," paparnya.

Foto/Arema FC

Gilang menekankan bahwa, seluruh klub di Indonesia adalah saudara se-tanah air. Maka ia sekali lagi meminta agar permusuhan di luar lapangan bisa dihentikan, demi kemajuan persepakbolaan Indonesia.

"Arema FC, Persebaya dan semua klub Indonesia adalah bersaudara. Jadikan momentum untuk damai itu indah, damai itu prestasi. Sepakbola sejatinya persaudaraan, jangan cederai persaudaraan ini dengan rivalitas menghilangkan nyawa, rivalitas destruktif, tapi jadikan rivalitas yang indah, kreatif, dan bermanfaat bagi banyak orang serta bersatu padu untuk Indonesia," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini