Peringatan! Komdis PSSI Bisa Hukum Pemain meski Pelanggarannya Luput dari Mata Wasit

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 49 2489254 peringatan-komdis-pssi-bisa-hukum-pemain-meski-pelanggaranya-luput-dari-mata-wasit-pH4VDfizh3.jpg Komdis PSSI beri peringatan kepada semua pemain agar main sportif (Foto: Istimewa)

JAKARTA - PSSI telah merilis hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) per 17 Oktober 2021 pada Rabu (20/10/2021). Sebanyak 26 kasus terjadi di Liga 1 (12 kasus) dan Liga 2 (14 kasus) yang diputuskan layak mendapat hukuman.

Rilis itu menunjukkan rincian dari kasus-kasus tersebut. Untuk Liga 1, kasus terbanyak yaitu keterlambatan kick off, yakni 5 kasus.

Liga 1 (Foto: PSSI)

Lalu, tiga kasus untuk pemain yang melanggar FairPlay sehingga mendapatkan kartu merah langsung dan klub yang dapat lebih dari 5 kartu kuning dalam satu laga. Satu kasus lagi adalah tamu VIP yang masuk ke ruang ganti.

Adapun denda untuk tim jatuh kepada PSS Sleman (2x), Madura United, PSM Makassar (2x), Persib Bandung, Persela Lamongan, Borneo FC, dan Barito Putera. Setiap kasus dikenakan sanksi Rp 50 juta.

BACA JUGA: 9 Klub Liga 1 Lolos Lisensi AFC dan Nasional 2021, Ada Persija Jakarta dan Persib Bandung

Sementara untuk Liga 2, semua kasus terbagi yakni: 7 kasus keterlambatan kick off dan 2 kasus terdapat tim yang mendapat kartu kuning lebih dari 5 kali dalam satu laga.

Untuk kasus sisanya cukup beragam, seperti mendiskreditkan keputusan wasit, rasis kepada perangkat permainan, menempel perangkat pertandingan dengan keras, menyikut pemain lawan, dan kartu merah langsung.

Di antara kasus itu, sanksi terberat dijatuhkan kepada pemain PSG Pati, Heri Setiawan, karena memukul tangan wasit pada laga melawan Persijap Jepara di Liga 2. Ia mendapatkan hukuman dilarang beraktivitas di sepakbola nasional selama 6 bulan dan denda Rp50 juta.

Liga 2 2021-2022 (Foto: Twitter/@Liga2Match)

Ketua Komdis, Erwin Tobing, mengatakan akan lebih tegas melihat setiap pelanggaran. Dia  mengatakan Komdis berwenang untuk menjatuhkan hukuman meski pelanggaran itu luput dari mata wasit wasit sekalipun.

“Sesuai dengan pasal 78 tentang wewenang khusus Komite Disiplin PSSI, kita Komdis berhak memberi satu hukuman atau koreksi, kita bisa memberi hukuman. Mungkin wasit tidak melihat dan menilai pelanggaran itu ringan, padahal ketika ditelusuri lagi itu akan berakibat fatal. Bisa saja kami kasih hukum lebih berat,” ucap Erwin dalam konferensi pers virtual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini