Rahmad Darmawan Akui Madura United Kurang Apik saat Imbang Lawan Persela Lamongan

Tino Satrio, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 04:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 49 2488021 rahmad-darmawan-akui-madura-united-kurang-apik-saat-imbang-lawan-persela-lamongan-63Y9VmCj9k.jpg Hugo Gomez merayakan gol ke gawang Persela Lamongan. (Foto/Madura United)

SLEMAN Madura United hanya mampu bermain imbang saat menghadapi Persela Lamongan pada pekan ketujuh Liga 1 2021-2022, Sabtu (16/10/2021). Seusai pertandingan, Rahmad Darmawan mengakjui anak asuhnya itu telat panas dalam membangun ritme permainan.

Laskar Sape Kerrab -julukan Madura United kecolongan dua kali atas Persela, pada menit 6' dan 53'. Beruntung, mereka juga berhasil menyamakan kedudukan lewat Alfin Tuasalamony (50') dan Dos Santos Silva (85').

Foto/Madura United

Kecolongan tersebut dianggap RD -sapaan Rahmad lantaran reaksi pintu pertahanan yang dikawal Jaimerson da Silva terbilang lambat. Mereka dicap sering telat mengantisipasi serangan cepat dari lawan.

Baca juga: Hasil Persela Lamongan vs Madura United di Liga 1 2021-2022: Laga Berakhir Sama Kuat 2-2

"Kami memang terlambat dalam mengatur ritme bermain kami. Dalam beberapa momen, kami terlambat mengantisipasi serangan cepat dari lawan," kata Rahmad.

Baca juga: Masuk Seri Kedua, PT LIB Nilai Liga 1 2021-2022 Berjalan Lancar

Di sisi lain, pelatih kelahiran Lampung itu mengaku anak asuhnya sempat tertekan 30 menit awal sejak peluit babak pertama dibunyikan. Beruntung, mereka diakui kembali menemukan permainan dan bermain lebih panas.

Baca juga: Persija Jakarta Kalah dari Arema FC, Wasit pun Jadi Sorotan

Terlepas dari hasil imbang, eks pelatih Timnas Indonesia itu juga menyanjung permainan David Laly dan kawan-kawan. Ia juga amat berterimakasih bisa menyamakan ketika tertinggal dua kali.

"Tapi setelah 30 menit, para pemain mampu keluar dari tekanan dan bermain lebih lepas lagi," ucapnya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain karena kami mampu menyamakan kedudukan setelah dua kali tertinggal," tutupnya.

Foto/Madura United

Sebagai tambahan, RD nampaknya juga harus menyoroti penyelesaian akhir milik juru gedor Laskar Sape Kerrab. Pasalnya, mereka menguasai 72 persen penguasaan bola, namun hanya membuat lima tembakan on target dari sembilan percobaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini