Sosok Pendiri PSSI, Soeratin Sosrosoegondo

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 21:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 49 2482401 sosok-pendiri-pssi-soeratin-sosrosoegondo-Adr7HgenOK.jpg Mengenal Pendiri PSSI. (Foto: Okezone)

PENDIRI PSSI turut jadi salah satu hal yang menarik diketahui jika mengulik soal dunia sepakbola Indonesia. Sebab, sosok pendiri PSSI turut berjasa dalam mengembangkan sepakbola di Tanah Air.

Pendiri dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang kini menaungi serba-serbi soal persepakbolaan Tanah Air ialah Soeratin Sosrosoegondo. Mari mengenal lebih jauh soal sosok sang pendiri PSSI ini.

Pendiri PSSI

(Logo PSSI. Foto: PSSI)

Sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI, Soeratin Sosrosoegondo diketahui menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman, pada 1927. Dia kembali ke Indonesia pada 1928.

BACA JUGA: PSSI Lepas Timnas Indonesia ke Thailand untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Ketika kembali ke Tanah Air, Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda bernama Sizten en Lausada yang berpusat di Yogyakarta. Di sana, dia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi yang besar itu.

BACA JUGA: 10 Teknik Dasar Sepak Bola Beserta Penjelasannya

Soeratin kemudian memilih mundur dari perusahaan tersebut. Keputusan ini diambil karena jiwa nasionalis Soeratin yang tinggi. Setelah berhenti dari Sizten en Lausada, dia lebih banyak aktif di bidang pergerakan.

Soeratin sendiri diketahui merupakan penggemar olahraga sepakbola. Dari kegemaran inilah, Soeratin melihat sepakbola bisa menjadi wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda, sebagai tindakan menentang Belanda.

Soeratin pun kemudian mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh sepakbola di Solo, Yogyakarta, dan Bandung. Gagasan membentuk sebuah organisasi persepakbolaan kebangsaan pun muncul kala melakukan pertemuan dengan Soeri yang menjabat sebagai Ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta) pengurus lainnya di hotel kecil Binnenhof, Jakarta.

Gagasan ini selanjutnya dimatangkan di Bandung, Yogya, dan Solo yang dilakukan dengan tokoh pergerakan nasional lain, seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A Hamid, Soekarno (bukan Bung Karno), dan lainnya. Kemudian pada 19 April 1930, berkumpullah wakil-wakil VIJ dan dari situlah lahir PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia).

Nama PSSI diubah dalam kongres di Solo pada 1950. Nama Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia diubah mejadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia. Kala itu, Ir Soeratin langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum PSSI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini