Pemain Napoli Jadi Korban Rasisme Suporter La Viola, Fiorentina pun Murka

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 47 2482365 pemain-napoli-jadi-korban-rasisme-suporter-la-viola-fiorentina-pun-murka-iPgLoPDM6r.jpg Kalidou Koulibaly jadi korban rasisme suporter Fiorentina (Foto: Reuters)

FIRENZE - Fiorentina murka atas tindakan rasisme yang dilakukan suporter mereka kepada beberapa pemain Napoli. Hal itu terjadi saat Fiorentina kalah 1-2 dari Napoli di Stadion Artemio Franchi, dalam lanjutan Liga Italia 2021-2022.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Fiorentina mengutuk keras tindakan tidak terpuji itu. Selain itu, Fiorentina juga sudah mengumpulkan sejumlah bukti dan akan melarang pelaku rasis tersebut datang ke stadion.

Kalidou Koulibaly (Foto: Reuters)

“Fiorentina mengutuk keras insiden rasisme yang terjadi selama pertandingan melawan Napoli pada hari Minggu,” tulis Fiorentina dalam laman resminya, Kamis (7/10/2021).

“Manajer Umum, Joe Barone, secara pribadi meminta maaf kepada Napoli dan para pemain yang menjadi sasaran nyanyian memalukan dan tak tertahankan ini setelah pertandingan, atas nama klub,” sambung tulisan tersebut.

BACA JUGA: Jadi Korban Rasisme saat Napoli Sikat Fiorentina, Kalidou Koulibaly Ngamuk

“Fiorentina telah memberikan kepada polisi semua rekaman video dan sumber daya lainnya untuk memastikan bahwa individu yang bertanggung jawab atas nyanyian tercela itu diidentifikasi,” sambungnya lagi.

“Setelah otoritas terkait mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab, Fiorentina akan melarang mereka dari stadion dan berharap semua klub lain melakukan hal yang sama, selain memastikan bahwa semua aturan diterapkan secara konsisten untuk semua,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, korban tindakan rasisme itu adalah Victor Osimhen, Kalidou Koulibaly, dan Andre-Frank Zambo Anguissa. Usai pertandingan selesai, para pemain itu pun memberikan reaksi mereka.

Koulibaly mengecam aksi tersebut melalui akun instagram pribadinya. Koulibaly ingin pihak berwenang menindaklanjuti masalah ini.

Kalidou Koulibaly (Foto: Reuters)

"Monyet sialan, begitulah mereka memanggil saya," tulis Koulibaly, dilansir dari Goal Internasional.

"Orang-orang ini tidak ada hubungannya dengan olahraga. Mereka perlu diidentifikasi dan dijauhkan dari stadion; selamanya," sambungnya.

Senada dengan Koulibaly, Osimhen juga mengecam aksi rasisme yang kerap terjadi di Liga Italia. Menurutnya, warna kulit bukan hal yang bisa menjadi dasar untuk membenci seseorang.

"Bicaralah kepada anak-anak anda, orang tua anda, buat mereka mengerti betapa menjijikkannya membenci seseorang karena warna kulit mereka. Tidak untuk rasisme," ucap Osimhen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini