Share

5 Momen Tak Terlupakan dalam Karier Lionel Messi, Nomor 1 Sampai Menangis

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 03 Oktober 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 51 2480386 5-momen-tak-terlupakan-dalam-karier-lionel-messi-nomor-1-sampai-menangis-BOTQQu3tQq.jpg Lionel Messi kini memperkuat PSG. (Foto/Reuters)

MOMEN tak terlupakan dalam karier Lionel Messi akan dirangkum dalam daftar ini. Pemain berjuluk La Pulga tersebut tak perlu lagi kehebatannya di atas lapangan.

Pemain asal Argentina itu muncul sebagai talenta muda di Barcelona pada pertengahan 2000-an. Dia menghabiskan beberapa tahun di Blaugrana dengan menorehkan rekor dan pencapaian fantastis.

Setelah menghabiskan 15 tahun terakhir di puncak permainan, Lionel Messi telah mencatat beberapa momen ikonik yang akan dikenang selamanya.

Berikut lima momen tak terlupakan Lionel Messi sepanjang kariernya:

5. Kartu Merah saat Debut Timnas Argentina

Mendapatkan kartu kuning dari wasit dalam pertandingan debut untuk negaranya adalah sesuatu yang harus dihindari oleh setiap pesepakbola. Namun, Lionel Messi mengalami nasib yang lebih buruk ketika tampil perdana untuk Timnas Argentina.

Foto/Reuters

Itu terjadi dalam pertandingan persahabatan melawan Hungaria pada 17 Agustus 2005. Ia masuk menggantikan Lisandro Lopez pada menit ke-63. Namun, debutnya berakhir lebih cepat karena menerima kartu merah kurang dari dua menit setelah masuk lapangan.

Messi mendapat kartu merah saat menggiring bola. Namun, dia menyikut wajah lawan yang berusaha merebut bola darinya. Wasit yang melihat kejadian tersebut langsung memberinya kartu merah.

4. Meludahi Gelandang Malaga Duda

Messi selain dikenal sebagai pemain dengan banyak trofi bergengsi, juga merupakan sosok yang santun baik di dalam maupun luar lapangan. Akan tetapi, tindakannya pada laga Liga Spanyol pada 2008 kontra Malaga CF di La Rosaleda, telah mencoreng nama baik Messi.

Foto/Reuters

Barcelona pada pertandingan itu menang mudah dengan skor 4-1, namun Messi tampaknya merasa frustrasi karena dijaga dengan ketat oleh Duda. Beberapa kali Messi terjatuh akibat penjagaan yang ketat dan pada akhirnya Messi pun tertangkap kamera meludah ke arah Duda.

3. Pensiun dari Timnas Argentina

Kita mungkin tidak akan pernah melihat Lionel Messi menjadi emosional seperti yang ia lakukan setelah kalah di final Copa America pada 2016. Setelah kalah tiga kali di final, pertandingan itu merupakan peluang besar baginya untuk mendapatkan trofi bersama Timnas Argentina.

Foto/Reuters

Namun, Albiceleste gagal sekali lagi. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit dan pertandingan menuju ke adu penalti. Lionel Messi melangkah untuk mengambil tendangan penalti pertama untuk Argentina tetapi gagal menemukan target.

Adu penalti berakhir dengan skor 4-2, untuk kemenangan Cile. Rasa sakit gagal di final untuk yang keempatnya terlalu berat untuk ditanggung Messi. Ia pun mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina setelah turnamen.

Namun, Messi akhirnya kembali ke Timnas Argentina. Sang megabintang akhirnya meraih trofi internasional untuk negaranya setelah menang Copa America 2021.

2. Kegagalan Piala Dunia 2014

Piala Dunia 2014 menghasilkan mimpi buruk terburuk dalam karier Lionel Messi. Playmaker itu bermain luar biasa sepanjang turnamen, dengan mencetak empat gol dan satu assist-nya sehingga membantu Argentina melaju ke final, di mana mereka menghadapi Jerman.

Tidak ada gol sepanjang 90 menit, pertandingan pun menuju perpanjangan waktu. Banyak yang mengharapkan adu penalti untuk menentukan pemenang, tetapi penyerang Jerman Mario Gotze, menjadi protagonis bagi Argentina.

Foto/Reuters

Mantan pemain Bayern Munich itu mencetak satu-satunya gol dalam laga itu pada menit ke-113.

1. Pisah dengan Barcelona

Hubungan Lionel Messi dengan Barcelona dianggap seperti pernikahan yang sempurna selama bertahun-tahun. Itu sebabnya kepergiannya dari Barcelona pada musim panas 2021 adalah salah satu momen yang tidak diduga.

Foto/Reuters

Semuanya dimulai pada musim panas 2020 ketika pemain Argentina itu mengirimkan burofax yang menyatakan bahwa dia ingin pergi. Meskipun dia tetap bertahan, momen itu membuat hubungannya dengan Barcelona menjadi tegang.

Hal yang tak terhindarkan akhirnya terjadi. Meskipun bersedia untuk melanjutkan kariernya di Camp Nou dengan pemotongan gaji, Blaugrana tidak mampu mengikatnya dengan kontrak baru karena kondisi keuangan mereka yang buruk. Oleh karena itu, Lionel Messi terpaksa mengakhiri 21 tahun hubungannya dengan Barcelona, dengan bergabung dengan ke Paris Saint-Germain (PSG).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini