Share

Lionel Messi Marah saat Diganti, Taktik Maurico Pochettino Dapat Kritikan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 51 2474391 lionel-messi-marah-saat-diganti-taktik-maurico-pochettino-dapat-kritikan-WEIk6FcNNY.JPG Lionel Messi diganti saat laga PSG vs Lyon di Liga Prancis 2021-2022. (Foto/Reuters)

PARIS – Lionel Messi marah setelah Maurico Pochettino menggantinya saat Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Olympique Lyonnais pada pekan keenam Liga Prancis 2021-2022. Sang pelatih juga mendapat kritik terkait taktiknya yang memberikan peran baru bagi La Pulga.

Pada laga itu, PSG sempat tertinggal terlebih dahulu. Hal itu terjadi usai Lucas Paqueta menjebol gawang PSG pada menit ke-54. Namun, penalti Neymar Jr pada menit ke-66 sukses menyamakan kedudukan.

Foto/Reuters

Kemudian Maurico Pochettino melakukan pergantian pemain. Dia mengganti Lionel Messi pada menit 76 saat kedudukan imbang 1-1, dan menggantinya dengan pemain bertahan Achraf Hakimi.

Baca juga: Lionel Messi Kesal Diganti di Laga PSG vs Lyon, Ini Penjelasan Mauricio Pochettino

Setelah ditarik keluar, sang megabintang asal Argentina itu menolak berjabat tangan dengan pelatihnya, Maurico Pochettino. Wajahnya pun terlihat marah saat duduk di bangku cadangan.

Baca juga: PSG Menang Atas Lyon, Mauricio Pochettino Sebut Les Parisiens dalam Periode Sulit

Namun, keputusan Pochettino terbukti berhasil. PSG berhasil membalikkan kedudukan berkat gol Mauro Icardi pada menit ke-90+3.

Hanya saja, raihan tiga poin tak cukup membuat ruang ganti PSG bergembira. Ada rasa kesal Messi yang masih terbawa saat diganti pelatihnya.

Menurut laporan Mirror, Selasa (21/9/2021), Pochettino sendiri masih memerlukan taktik yang tepat untuk menjaga keseimbangan di timnya. Maklum, Les Parisien dihuni banyak bintang dengan ego yang tinggi.

Foto/Reuters

Meski begitu, taktik Pochettino yang menempatkan Messi ditempatkan di sisi kanan juga menuai kritik. Posisi itu sebenarnya cocok untuk Messi karena memberinya pilihan, dan kecepatan, di sekelilingnya. Namun, seperti yang telah ditunjukkan berkali-kali oleh para pakar baru-baru ini bahwa strategi itu membuat PSG tidak seimbang dan terbuka untuk serangan balik.

Terlepas dari itu, PSG menempati posisi puncak klasemen dengan poin 18 usai. Raihan didapat hasil enam kemenangan dari enam laga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini