Perubahan Nasib Eder: Dari Jadi Pahlawan hingga Cuma Bertugas Bawa Trofi di Piala Eropa 2020

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 51 2467419 perubahan-nasib-eder-dari-jadi-pahlawan-hingga-cuma-bertugas-bawa-trofi-di-piala-eropa-2020-tncyKrPCFz.jpg Eder jadi sorotan dalam gelaran Piala Eropa 2020. (Foto: Reuters)

SOSOK pesepakbola asal Portugal, Eder, menarik perhatian besar publik dalam gelaran Piala Eropa 2020 yang digelar beberapa bulan lalu. Bukan karena aksinya dalam membela Timnas Portugal, Eder disorot karena perubahan nasibnya yang tampak malang dalam ajang Piala Eropa.

Ya, ajang Piala Eropa 2020 diketahui telah rampung digelar. Sempat tertunda setahun, kompetisi sepakbola paling bergengsi antarnegara Eropa itu akhirnya sukses digelar pada Juni hingga Juli 2021. Timnas Italia pun berhasil keluar sebagai juara.

Eder

Perhatian publik pun terarah ke sejumlah pemain selama gelaran Piala Eropa 2020. Terlebih, ada sederet insiden yang mewarnai ajang tersebut.

Salah satu sorotan publik dunia pun terarah kepada seorang pria yang mengenakan jas sembari membawa trofi ke lapangan. Momen itu tepatnya terjadi sebelum laga final yang mempertemukan Italia vs Inggris di Stadion Wembley, London, Senin 12 Juli 2021 dini hari WIB.

BACA JUGA: Selamat dari Kolaps, Christian Eriksen Puji Gerak Cepat Simon Kjaer dan Petugas Medis

Pria itu diketahui bernama Ederzito Antonio Macedo Lopes. Eder -panggilan akrabnya- diketahui juga berkarier di dunia sepakbola. Dia merupakan pesepakbola asal Portugal yang pernah turut membela tim nasional.

Eder bahkan pernah memainkan peran besar dalam kesuksesan Timnas Portugal menggondol gelar juara Piala Eropa edisi 2016. Sebagaimana dikutip dari Twitter resmi Piala Eropa 2020, @euro2020, Eder bertindak sebagai pahlawan kemenangan usai berhasil mencetak gol di babak tambahan dalam laga final kontra Prancis.

BACA JUGA: Dulu Bikin Sponsor Piala Eropa 2020 Rugi Rp57 Triliun, Kini Cristiano Ronaldo Buat Saham Manchester United Melonjak Rp4,2 Triliun

Berkat golnya di menit ke-109, Portugal dipastikan menjadi kampiun Piala Eropa 2016. Laga rampung dengan skor 1-0 untuk kemenangan Portugal dan memastikan Cristiano Ronaldo dkk berpesta di markas Prancis, yakni Stadion Stade de France.

Sayangnya, meski menjadi pahlawan kemenangan Portugal di Piala Eropa 2016, Eder tak bisa melanjutkan kiprah manisnya di dunia sepakbola. Setelah Piala Eropa 2016, striker berusia 33 tahun itu fokus mengepakkan karier di level klub.

Dia membela klub asal Prancis, Lille. Tetapi, Eder hanya bisa bermain selama dua tahun di sana karena kinerjanya yang kurang memuaskan. Dia hanya membukukan 13 gol dan sembilan assist dari 51 penampilannya di berbagai kompetifi bersama Lille.

Setelah itu, striker kelahiran Bissau 22 Desember 1987 itu pun membela Lokomotiv Moskow. Di sana, Eder juga gagal bersinar cerah seperti kala tampil di final Piala Eropa 2020. Dari 120 penampilannya, dia lagi-lagi hanya bisa mencetak 13 gol.

Eder

Alhasil, kontrak Eder yang habis pada akhir Juni 2021 ini tak diperpanjang Lokomotiv Moskow. Kini, dia berstatus tanpa klub. Nama Eder pun tak masuk skuad Portual di Piala Eropa 2020.

Kisah miris ini membuat kehadiran Eder di final Piala Eropa 2020 menarik perhatian lebih. Eder sendiri diberi kehormatan untuk membawa trofi juara Piala Eropa 2020. Dia hadir di lapangan sebelum laga dimulai dan setelah Italia dipastikan keluar sebagai juara.

Tanpa kehadiran Eder, Timnas Portugal sendiri gagal tampil menjanjikan di gelaran Piala Eropa 2020. Portugal tersingkir di babak 16 besar karena takluk 0-1 dari Belgia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini