5 Pemenang Trofi Ballon dOr yang Tak Pernah Juara Liga Champions, Nomor 1 Ronaldo

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 18 Agustus 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 51 2457222 5-pemenang-trofi-ballon-dor-yang-tak-pernah-juara-liga-champions-nomor-1-ronaldo-LQ9NRafAFj.jpg Sejumlah pemain top berhasil menyabet trofi Ballon dOr. (Foto: AS)

PEMAIN layak dicap sebagai salah satu yang terbaik jika mampu memenangkan trofi Ballon dOr. Sebab, trofi Ballon dOr merupakan gelar bergengsi yang menahbiskan si pemain sebagai pesepakbola terbaik dalam satu tahun tertentu.

Hanya saja, meraih trofi Ballon dOr tak menjamin si pesepakbola memiliki koleksi gelar yang lengkap. Ada sejumlah pemenang trofi Ballon dOr justru tak pernah memenangkan gelar Liga Champions di sepanjang kariernya. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?

Berikut 5 pemain trofi Ballon dOr yang tak pernah juara Liga Champions:

5. George Weah (1995)

George Weah

George Weah merupakan satu-satunya pesepakbola Afrika yang memenangkan trofi Ballon dOr, tepatnya pada 1995. Sejumlah klub top Eropa pernah diperkuat George Weah, mulai dari PSG, AC Milan hingga Chelsea.

Pencapaian terbaik George Weah di Liga Champions adalah membawa PSG lolos ke semifinal 1994-1995. Di musim tersebut juga, George Weah keluar sebagai top skor dengan koleksi tujuh gol.

4. Lothar Matthaus (1990)

Lothar Matthhaus

Lothar Mattahus memenangkan trofi Ballon dOr 1990. Ia mendapat trofi Ballon dOr setelah membawa Jerman juara Piala Dunia 1990.

BACA JUGA: 5 Alasan yang Bikin Jorginho Kalahkan Lionel Messi dalam Perebutan Trofi Ballon dOr 2021, Nomor 1 Bukti Dominasi

Untuk Liga Champions, ia membawa Bayern Munich lolos ke final Liga Champions 1998-1999. Hingga menit 90 pertandingan, Bayern Munich unggul 1-0 atas Manchester United. Beberapa menit sebelumnya, Matthaus ditarik keluar. Sayangnya di masa injury time, Bayern Munich kebobolan dua gol sehingga kalah 1-2 dari Manchester United.

3. Fabio Cannavaro (2006)

Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro meraih trofi Ballon dOr 2006, setelah membawa Italia juara Piala Dunia 2006. Sayangnya, kiprah klub yang dibela Cannavaro tak begitu apik di ajang Liga Champions.

Pencapaian terbaik Cannavaro hanya membawa Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions 2004-2005 dan 2005-2006. Bahkan ketika membela Real Madrid pada 2006-2009, Los Blancos yang memiliki tradisi juara, justru selalu tersingkir di babak 16 besar.

2. Michael Owen (2001)

Michael Owen

Michael Owen membuat kejutan di musim penuh pertamanya mentas di Liga Inggris pada 1997-1998. Di musim tersebut atau di usia yang baru 18 tahun, Michael Owen keluar sebagai top skor!

Kemudian pada 2001, Michael Owen memenangkan treble winner mini bersama Liverpool, yakni Piala UEFA (sekarang Liga Eropa), Piala Liga Inggris dan Piala FA. Alhasil, Michael Owen memenangkan trofi Ballon dOr 2001. Sayangnya, prestasi Owen melempem di Liga Champions, termasuk saat membela Real Madrid pada 2004-2005.

1. Ronaldo Luis Nazario de Lima (1997 dan 2002)

Ronaldo Luis

Ronaldo Luis dua kali merebut trofi Ballon dOr, tepatnya pada 1997 dan 2002. Hal itu membuktikan Ronaldo Luis bukanlah orang sembarangan.

Hanya saja, Ronaldo Luis tak pernah memenangkan gelar Liga Champions. Benar, ketika AC Milan juara Liga Champions 2006-2007, Ronaldo berstatus pemain Rossoneri -julukan AC Milan.

Namun, Ronaldo Luis tak bisa tampil saat itu karena di paruh pertama musim 2006-2007 sudah lebih dulu membela Real Madrid. Karena itu, trofi Piala Dunia dan Ballon dOr yang disandang Ronaldo Luis gagal disandingkan dengan gelar Liga Champions.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini