Ketua DPD La Nyalla Mattalitti Dukung APPI yang Berharap Liga 1 2021 Segera Bergulir

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 49 2448547 ketua-dpd-la-nyalla-mattalitti-dukung-appi-yang-berharap-liga-1-2021-segera-bergulir-QVRXlezVR2.jpg Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti dukung Liga 1 dan Liga 2 2021 bergulir. (Foto/DPD)

MADIUN - Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, mendukung Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang memperjuangkan agar kompetisi sepakbola (Liga 1 dan 2 2021) bisa bergulir. APPI bahkan mengirim surat terbuka ke Presiden RI Joko Widodo yang ditandatangani semua perwakilan pemain dari 18 klub peserta Liga 1.

Sebagai Mantan Ketua PSSI, La Nyalla berharap pemerintah dapat mengakomodir keinginan para pesepakbola profesional tersebut.

Foto/Okezone

“Sangat wajar kalau para pemain bola profesional menuntut agar kompetisi segera digelar. Kompetisi sepak bola di Tanah Air sudah vakum hampir 1,5 tahun. Artinya, para pemain telah kehilangan mata pencaharian. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujar La Nyalla di sela masa reses di Jawa Timur, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: APPI Meminta Presiden Joko Widodo Izinkan Liga 1 2021 Bergulir

La Nyalla mengaku banyak pemain bola profesional yang kini kehidupannya memprihatinkan. Mereka terpaksa bekerja apa saja untuk bertahan hidup. Ada yang menjadi Satpam, driver ojek online, pedagang kaki lima dan lainnya.

Baca juga: Pelatih Madura United Rahmad Darmawan Nilai Sepakbola Bisa Tingkatkan Imun

“Ironisnya, di tengah banyaknya bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi, mereka ini seperti terlewat, tidak mendapat bantuan karena dipandang sebagai orang berpenghasilan layak," ungkapnya.

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terhenti pada pertengahan Maret 2020. Rencananya Liga 1 2021 akan bergulir mulai 9 Juli. Namun akhirnya ditunda ke pertengahan Agustus karena pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Setelah PPKM diperpanjang hingga 2 Agustus nasib kompetisi belum juga ada kejelasan.

Menurut La Nyalla, kunci kepastian penyelenggaraan liga, selain faktor laju angka kasus Covid-19, juga lobi dari PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) ke BNPB sebagai Satgas Penanganan Covid-19 Pusat dalam mempersiapkan kompetisi yang aman dari sisi kesehatan.

“Langkah para pemain dengan mengirim surat ke Presiden kita dukung. Ini merupakan salah satu jalan memperjuangkan nasib. Di sisi lain, PSSI dan Kemenpora juga perlu berjuang keras agar bisa meyakinkan stakeholder terkait bahwa kompetisi sepakbola bisa digelar dengan aman,” lanjutnya.

La Nyalla yakin, mereka relatif aman dari dampak virus corona. Sebab mayoritas pemain profesional di Indonesia sudah divaksin. Selain itu, klub juga memberikan panduan penerapan protokol kesehatan di lingkungan stadion maupun mess.

“Setahu saya para pemain, ofisial dan perangkat pertandingan telah berkali-kali melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan saat menjalani kompetisi. Seperti saat gelaran Piala Menpora beberapa waktu lalu, kemudian liga-liga di negara lain yang sudah berjalan juga pastinya menjadi acuan,” tegasnya.

Foto/Twitter

Ditambahkan LaNyalla, PSSI diharapkan mempersiapkan skenario terburuk jika pada akhirnya gelaran kompetisi tidak mendapat izin. Terpenting lagi, komunikasi dengan klub peserta liga harus berjalan baik, intens dan transparan.

“Kita tetap ingin kompetisi bisa digelar dengan aman dan nyaman. Kita tidak berharap sebaliknya. Tapi apapun keputusan nanti, perlu dikomunikasikan dengan baik kepada klub-klub peserta Liga,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini