“Sebagian besar skuad sudah divaksin, setidaknya dengan dosis pertama. Tetapi, ada sebagian pemain yang belum divaksin. Ini sudah langkah besar, dibanding tahun lalu,” kata Nanni dikutip Football Italia, Senin (26/7/2021).
“Model yang dilakukan Inggris sangat drastis, tetapi efektif. Ketika menghadapi pandemi, kami harus memiliki peraturan jelas yang dihormati. Saya tidak yakin hal itu bisa dilakukan di Italia, karena belum bisa mewajibkan vaksin,” ujarnya.

“Namun, kami bisa mengambil keputusan lain. Kami bisa memberi tahu jika yang tak mau divaksin, harus bertanggung jawab. Mereka harus membayar biaya perawatan yang muncul akibat keputusan mereka,” tutur Nanni.
Jika terjadi kasus di dalam tim, maka mereka harus membayar efek finansial. Orang memang berhak memutuskan. Namun, mereka juga harus memiliki moral dan tanggung jawab secara ekonomi akibat keputusan itu. saya pikir itu bukan permintaan berat,” ucapnya.
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.