4 Pesepakbola Ceritakan Alasan Jadi Mualaf, Nomor 1 Gara-Gara Belajar Solat

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 20 Juli 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 51 2443156 4-pesepakbola-ceritakan-alasan-jadi-mualaf-nomor-1-gara-gara-belajar-solat-Isb5D2pzYb.jpg Paul Pogba saat beraksi di lapangan. (Foto: Twitter/@paulpogba)

SEJUMLAH pesepakbola dunia tak ragu mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Mereka bahkan memilih untuk berpindah agama dan menjadi seorang mualaf.

Beberapa pesepakbola ini pun tak ragu menceritakan soal perjalanan spiritualnya hingga akhirnya memeluk agama Islam. Kisah inspiratif pun kerap terselip dalam cerita-cerita tersebut.

BACA JUGA: Tren Kaos Kaki Bolong Pesepakbola Dunia, Siapa Saja yang Melakukannya?

Siapa saja pesepakbola tersebut? Berikut empat pesepakbola yang secara blak-blakan menceritakan alasannya untuk menjadi seorang mualaf.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Bintang Paling Konsisten, Nomor 1 dan 2 Guncang Dunia

4. Eric Abidal

Salah satu pesepakbola yang menceritakan secara gamblang alasannya menjadi mualaf ialah Eric Abidal. Pesepakbola asal Prancis ini memutuskan menjadi mualaf pada 2007. Ketika itu, Abidal berusia 28 tahun.

Eric Abidal

Dalam sebuah wawancara, Abidal pun menerangkan penyebabnya memilih menjadi mualaf. Legenda Barcelona itu membantah keputusannya menjadi mualaf diambil karena menikahi Heyet Kebir pada 2007.

“Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," terang Abidal.

3. Nicolas Anelka

Berikutnya, ada nama Nicolas Anelka. Mantan pemain Juventus ini juga memutuskan untuk berpindah agama. Dia secara sah memeluk agama Islam pada 1995, saat berusia 16 tahun.

Nicolas Anelka

Dengan begitu, Anelka sudah memeluk agama Islam sebelum berkarier sebagai pesepakbola profesional. Sebab, dia baru terjun menjadi pesepakbola profesional pada 1997. Atas keputusan ini, Anelka pun mengungkap alasannya untuk menjadi seorang mualaf.

"Saya merasakan hubungan dengan Tuhan dan itu mencerahkan hidup saya. Saya bangga menjadi muslim, agama penuh kedamaian dan saya belajar banyak dari Islam," kata Anelka dalam sebuah wawancara.

2. Franck Ribery

Selanjutnya, Franck Ribery juga mengungkap alasan untuk menjadi mualaf. Mantan penggawa Bayern Munich itu mengaku menjadi sosok yang lebih kuat, baik secara mental maupun fisik, usai menjadi seorang mualaf.

Franck Ribery

“Agama adalah hal pribadi bagi saya. Saya orang yang percaya dan sejak pindah ke Islam saya lebih kuat, baik mental maupun fisik. Agama tidak mengubah jati diri dan persepsi saya terhadap dunia. Saya berdoa lima kali sehari, saya lakukan itu agar terbebas dan saya merasa lebih baik setelah itu," kata Ribery.

Ribery sendiri diketahui memutuskan menjadi mualaf pada 2002. Langkah ini diambil tak lama setelah mempersunting sang istri yang berpaspor Aljazair, Wahiba Belhami. Sejak saat itu, Ribery menambah kata “Bilal” di dalam namanya.

1. Paul Pogba

Di posisi pertama, ada nama Paul Pogba. Dia menjadi mualaf pada 2013. Penggawa bintang Manchester United ini juga membeberkan secara gamblang alasannya hingga berpindah agama.

Paul Pogba

Semua berawal dari langkah Paul Pogba untuk mengikuti rekan-rekannya yang beragama Islam melaksanakan salat. Dari situ, Pogba mendapatkan ketenangan dalam hidupnya.

“Saya mempertanyakan banyak hal di dalam diri saya, lalu saya memulai riset. Pernah sekali saya beribadah dengan rekan saya dan saya merasakan sesuatu yang berbeda. Akhirnya saya meneruskan salat. Anda harus salat lima waktu sehari, itu adalah salah satu rukun Islam,” kata Pogba mengutip dari The Independent.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini