MILAN – Manajer AC Milan, Paolo Maldini, mengomentari kepergiaan Gianluigi Donnarumma ke Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2021 ini. Maldini pun tak menampik ada penyesalan dari dirinya dan pihak klub AC Milan karena telah melepas Donnarumma.
Sebagaimana diketahui, Donnarumma baru saja diumumkan secara resmi sebagai penggawa baru PSG. Pengumuman itu disampaikan PSG pada Kamis (15/7/2021) dini hari WIB.

PSG sendiri mendapatkan penjaga gawang berusia 22 tahun itu secara gratis. Sebab, kontrak Donnarumma telah berakhir dengan AC Milan sejak akhir Juni 2021. Di PSG, Donnarumma menandatangani kontrak selama lima.
BACA JUGA: Olivier Giroud Segera Tiba, Frank Kessie Bertahan di AC Milan
Kedatangan Donnarumma di PSG langsung jadi sorotan karena sang kiper muda itu diketahui baru saja mengukir prestasi gemilang bersama Timnas Italia. Di ajang Piala Eropa 2020, Donnarumma menyabet status Pemain Terbaik.
BACA JUGA: Penyebab Hakan Calhanoglu Tinggalkan AC Milan demi Gabung Inter Milan
Donnarumma juga memainkan peran besar dalam kesuksesan Gli Azzurri -julukan Timnas Italia- menggondol gelar juara Piala Eropa 2020. Berkat kecakapannya dalam menjaga mistar gawang Italia pada babak adu penalti, gelar juara pun diraih armada Roberto Mancini.
Melihat fakta tersebut, Maldini merasa menyesal harus kehilangan sosok kiper mudanya tersebut. Bersama Donnarumma sendiri, AC Milan bisa mendulang banyak hasil manis. Sejak bergabung pada 2015, Donnarumma tercatat sudah melakoni 251 laga di berbagai kompetifi bersama Milan.
Dalam sederet penampilannya itu, Donnarumma bisa menunjukkan kinerja apik. Alhasil, satu gelar juara pun didapat sang kiper bersama Rossoneri -julukan Milan- pada ajang Piala Super Italia 2016.
Sejatinya, Milan sendiri diketahui bertekad mempertahankan Donnarumma dengan menyodorkan kontrak baru. Sayang, kesepakatan tak tercapai dengan Donnarumma yang akhirnya memilih hengkang ke PSG.

"Donnarumma adalah pemain terbaik di Piala Eropa, apakah ada penyesalan (melepasnya ke PSG)? Saya akan mengatakan ya,” ujar Maldini, sebagaimana dikutip dari Gazzetta, Kamis (15/7/2021).
“Ini adalah kehilangan besar bagi kami. Dia penjaga gawang hebat, tetapi fakta bahwa cerita ini terputus tentu menyakitkan,” tukasnya.
(Ramdani Bur)