Tak hanya itu, karier Vonlanthen pun semakin meredup di level klub. Berjaya di klub debutnya, BSC Young Boys pada 2001-2003 hingga ditarik oleh tim besar Belanda, PSV Eindhoven selama 3 musim (2003-2006), setelah itu harus turun kasta dan hanya membela tim-tim lokal Swiss.
Ia sempat memutuskan pensiun sementara pada 2012 di usianya yang masih 26 tahun lantaran cedera lutut yang dideritanya. Namun, setelah kembali di 2013 ia hanya mampu membela tim divisi dua Liga Swiss, sampai puncak anti klimaksnya pensiun permanen di 2018 saat usianya 32 tahun.
Kini namanya masih tercatat di pencetak rekor Piala Eropa, namun bila dihitung dari segi pemain termuda Johan telah dilalui oleh beberapa nama. Di antaranya gelandang Timnas Polandia di Piala Eropa 2020, Kacper Kozłowski.

(Kacper Kozlowksi, pemain termuda sepanjang sejarah Piala Eropa)
Kozlowski berhasil mencetak rekor baru sepanjang sejarah Piala Eropa yakni pemain termuda. Umurnya yang berusia 17 tahun 246 hari saat debutnya melawan Spanyol di fase Grup E, menggeser posisi pemain Inggris Jude Bellingham yang berusia 17 tahun 349 hari.
Sebelumnya, rekor ini sempat dimiliki bek Belanda, Jetro Willems (18 tahun 71 hari) pada Piala Eropa 2012. Namun, di antara tiga nama tersebut tidak ada yang berhasil mencetak gol bagi tim nasionalnya masing-masing.
Kesempatan Kolowski untuk memecahkan rekor Vonlanthen di Piala Eropa 2020 ini harus kandas. Polandia tersingkir lebih cepat di ajang ini setelah hanya berakhir di posisi juru kunci Grup E.
Juga bagi Jude Bellingham milik Inggris. Setelah debutnya tadi, ia hanya diberikan satu kesempatan lagi oleh sang pelatih Gareth Southgate dan tak kunjung mencetak gol. Sampai akhirnya, Inggris mencapai partai Final Piala Eropa 2020, Bellingham tidak diberi kesempatan lagi.
(Ramdani Bur)