Solskjaer Tegaskan Marcus Rashford Tetap Penendang Penalti Utama di Manchester United

Antara, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 01:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 45 2440241 solskjaer-tegaskan-marcus-rashford-tetap-penendang-penalti-utama-di-manchester-united-XZhoaUjInX.jpg Marcus Rashford kecewa usai gagal eksekusi penalti di final Piala Eropa 2020. (Foto/Reuters)

MANCHESTER - Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa kegagalan Marcus Rashford sebagai penendang penalti saat final Piala Eropa 2020 tak akan mengubah posisinya di Manchester United. Dia mengatakan bahwa anak asuhnya itu tetapmenjadi penendang penalti utama di Setan Merah.

Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka gagal mencetak gol melalui tendangan penalti yang membuat publik Inggris geram. Akibatnya ketiganya mendapat serangan hinaan rasial di media sosial.

Foto/Reuters

Namun, Solskjaer yakin Rashford akan segera bangkit dan siap mengambil penalti lagi untuk Manchester United musim depan.

Baca juga: Gagal Penalti di Final Piala Eropa 2020, Rashford Curhat di Media Sosial

"Ketika Anda melangkah untuk mengambil penalti, saya pikir Anda sudah menang," kata Ole di laman resmi klub yang dikutip Reuters, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Ujaran Kebencian di Muralnya Ditutupi Kalimat Dukungan, Marcus Rashford Terharu

"Anda telah mengambil tanggung jawab dan saya yakin banyak pemain berharap, 'Saya tidak ingin mengambil penalti'. Jadi saya pikir itu adalah karakter yang bagus untuk melangkah dan berkata, 'Saya akan menanganinya dan mengambil risiko'."

"Anda mungkin pahlawan atau orang yang gagal. Itulah sepak bola. Anda belajar dari itu dan pasti akan kembali lebih kuat."

"Saya belum melihat banyak pemain, di klub ini, yang berkata, 'Saya tidak akan mengambil penalti lagi'. Saya tahu Marcus akan mengangkat tangannya dan mengatakan ia ingin menjadi penendang penalti lagi untuk kami (United)," tambahnya.

Sementara itu, Rashford meminta maaf pada rekan-rekannya dan public Inggris. Kegagalannya tersebut terus terngiang di dalam kepalanya.

"Hanya sebuah penalti yang diminta dari saya untuk bisa berkontribusi kepada tim. Saya bisa mencetak penalti sembari tertidur, lantas mengapa tidak dengan yang satu ini?" tulis Rashford pada postingan foto di Instagram pribadinya.

Foto/Reuters

"Kejadian ini berputar di kepala saya terus menerus sejak saya menendang bola dan mungkin takkan ada kata-kata yang bisa menjelaskan bagaimana perasaan saya. Final. 55 tahun. Satu penalti. Sejarah. Yang bisa saya ucapkan hanyalah maaf. Saya berharap kejadiannya berbeda," ujarnya lagi.

"Sembari saya terus mengucapkan maaf, saya ingin memberikan ucapan kepada rekan-rekan setim saya," lanjut pria berumur 23 tahun tersebut dalam suratnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini