5 Pelatih Terbaik di Piala Eropa 2020, Nomor 2 Menanti Gelar Kerajaan

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 51 2440131 5-pelatih-terbaik-di-piala-eropa-2020-nomor-2-menanti-gelar-kerajaan-pQrhtWopaZ.jpg Roberto Mancini sukses mengantarkan Italia menjadi juara Piala Eropa 2020. (Foto: Reuters)

GELARAN Piala Eropa 2020 telah rampung dengan memastikan Timnas Italia menjadi juara. Meski sudah selesai, perhatian terhadap sejumlah pelatih belum surut. Bahkan, beberapa nama pelatih masih jadi bahan perbincangan hangat sampai saat ini.

Hal itu tentunya tak terlepas dari kiprah manis mereka selama perhelatan Piala Eropa 2020. Terlebih, sejumlah nama berhasil mengantarkan timnya mendulang hasil manis hingga menjadi juara.

BACA JUGA: UEFA Rilis Team of the Tournament Piala Eropa 2020, Tak Ada Nama Cristiano Ronaldo!

Lalu, siapa saja juru taktik tersebut? Sebagaimana dilansir dari Sportskeeda, Selasa (13/7/2021), berikut lima pelatih terbaik di Piala Eropa 2020:

BACA JUGA: Terungkap! Ini Alasan Donnarumma Tak Selebrasi Usai Gagalkan Penalti Bukayo Saka

5 Andriy Shevchenko (Ukraina)

Salah satu pelatih yang dipandang terbaik di Piala Eropa 2020 ialah Andriy Shevchenko. Pelatih Timnas Ukraina ini diketahui berhasil membawa Ukraina secara mengejutkan lolos ke babak perempatfinal Piala Eropa 2020.

Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko mengambil alih kendali Timnas Ukraina setelah Piala Eropa 2016. Dalam turnamen itu, Ukraina diketahui kalah dalam tiga pertandingan penyisihan grup. Mereka juga gagal mencetak gol atau mengumpulkan poin sehingga finis terakhir di klasemen.

Sejak itu, Andriy Shevchenko terus menunjukkan pengaruhnya kepada skuad Timnas Ukraina. Dia mengubah gaya permainan Timnas Ukraina dari gaya serangan balik menjadi gaya sepakbola berbasis penguasaan bola.

Usahanya ternyata berbuah manis karena berhasil membawa Ukraina tampil impresif. Mereka lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik. Di babak 16 besar, Ukraina berasil mengalahkan Swedida dengan skor 2-1. Sayangnya, di babak perempatfinal, mereka dihajar Inggris dengan skor 4-0.

Meski begitu, Andriy Shevchenko tetap dipandang salah satu pelatih terbaik di Piala Eropa 2020. Sebab, Ukraina sendiri untuk pertama kalinya tampil di babak perempatfinal Piala Eropa.

4 Luis Enrique (Spanyol)

Berikutnya, ada nama Luis Enrique. Dia menjadi salah satu pelatih yang kerap menerima cibiran karena keputusannya yang dinilai kontroversial dalam mempersiapkan Timnas Spanyol untuk berlaga di Piala Eropa 2020.

Luis Enrique

Bagaimana tidak, Luis Enrique memilih untuk tak memboyong satu pun pemain Real Madrid ke skuad Timnas Spanyol di Piala Eropa 2020. Dia juga tak memaksimalkan kuota yang diberikan UEFA kepada setiap tim untuk membawa 26 pemain.

Tetapi, Luis Enrique tetap berhasil memberi jawaban tegas terhadap kritikan yang beradatangan. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan La Furia Roja -julukan Timnas Spanyol- hingga melenggang ke babak semifinal.

Kroasia hingga Swiss harus merasakan ketangguhan dari armada yang diracik Enrique. Sayang, harapan Spanyol melaju ke final harus terkubur dalam-dalam karena tumbang di babak adu penalti oleh Italia. Meski begitu, Enrique tetap banjir pujian.

3. Kasper Hjulmand (Denmark)

Di urutan ketiga, ada nama Kasper Hjulmand. Pelatih Timnas Denmark ini juga memberikan salah satu kisah abadi untuk timnya di Piala Eropa 2020.

Kasper Hjulmand

Setelah gelandang bintang mereka, Christian Eriksen, kolaps di pertandingan pembuka Piala Eropa 2020, Denmark berhasil bangkit hingga mencapai babak sistem gugur. Setelah itu, Denmark terus berbicara banyak. Di hadapan Wales, mereka menang besar dengan skor 4-0 hingga lolos ke perempatfinal.

Selanjutnya, giliran Republik Ceko yang menjadi korban dari Tim Dinamit -julukan Timnas Denamark- asuhan Kasper Hjulmand. Sayangnya, di babak semifinal, mereka kalah tipis dari Inggris dengan skor 1-2.

Namun demikian, Hjulmand tetap menuai banyak pujian. Hjumland, yang mengidolakan Josep Guardiola dan Johan Cruyff, dinilai telah berhasil menangani Denmark dengan baik hingga menunjukkan fleksibilitas taktis yang luar biasa, meski kehilangan Eriksen.

2. Gareth Southgate (Inggris)

Selain tiga nama di atas, pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, juga dipandang salah satu yang terbaik di Piala Eropa 2020. Bagaimana tidak, Southgate diketahui berhasil membawa Inggris untuk pertama kalinya berlaga di final Piala Eropa 2020.

Gareth Southgate

Sejak mengambil alih Timnas Inggris usai Piala Eropa 2016, Southgate berhasil menunjukkan perkembangan di skuad The Three Lions. Inggris bahkan bisa melenggang ke babak semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia.

Tiga tahun kemudian, Inggris yang telah meningkat pesat bisa melaju ke final Piala Eropa 2020. Bahkan, sampai ke babak perempatfinal, gawang Inggris masih bisa terjaga suci. Baru pada babak semifinal, Denmark berhasil menjebol gawang Inggris satu kali. Meskis begitu, Inggris tetap melaju ke final karena menang dengan skor 2-1.

Sayangnya, harapan publik Inggris melihat timnya mengangkat trofi juara Piala Eropa untuk pertama kalinya gagal terwujud tahun ini. Inggris tumbang di tangan Italia usai beradu penalti. Meski demikian, Southgate tetap dianggap hebat. Dia bahkan kini tengah menanti gelar dari Kerajaan Inggris.

1. Roberto Mancini (Italia)

Di urutan teratas, tentunya ada nama Roberto Mancini. Ya, pelatih yang satu ini benar-benar menunjukkan talenta hebatnya dalam menangani tim. Bagaimana tidak, Italia berhasil merebut gelar juara Piala Eropa dan juga mengukir rekor fantastis.

Di Piala Eropa 2020, pasukan Mancini tampil mengesankan. Para pemain, seperti Gianluigi Donnarumma, Federico Chiesa, Jorginho, Leonardo Spinazzola (sampai dia cedera), Giorgio Chiellini, dan Leonardo Bonucci telah menjadi sosok bintang dalam kesuksesan merebut gelar juara.  

Roberto Mancini

Inggris merasakan betul ketangguhan mental para pemain Italia. Bagaimana tidak, tampil di markas Inggris, Stadion Wembley dan harus kebobolan lebih dahulu di menit ketiga, para penggawa Gli Azzurri -julukan Timnas Italia- bisa menunjukkan ketenangannya hingga mencetak gol balasan di babak kedua lewat aksi Bonucci.

Setelah itu, mereka memastikan gelar juara usai beradu penalti. Di babak tersebut, Donnarumma tampil sebagai pahlawan usai menggagalkan tiga tendangan penalti Inggris.

Selain membantu Italia merebut gelar juara keduanya di Piala Eropa, Mancini juga membantu timnya mengukir rekor tak terkalahkan di 34 laga beruntung. Kini, Italia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyamai rekor 35 pertandingan tak terkalahkan milik Spanyol dan Brasil.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini