Dihujat karena Gagal Juarai Piala Eropa 2020, Gareth Southgate Dibela Legenda Man United

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 05:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 51 2439699 dihujat-karena-gagal-juarai-piala-eropa-2020-gareth-southgate-dibela-legenda-man-united-QNr5HzCM1a.jpg Gareth Southgate gagal membawa Timnas Inggris menjuarai Piala Eropa 2020 (Foto: Reuters)

LONDON – Gary Neville memberikan pembelaan kepada Gareth Southgate yang mendapatkan cibiran setelah gagal membawa tim nasional (Timnas) Inggris di Piala Eropa 2020. Menurut Neville, Southgate telah meracik Timnas Inggris dengan baik sejauh ini.

Sebagaimana diketahui, Timnas Inggris gagal menorehkan tinta emas di gelaran Piala Eropa 2020. Menghadapi Italia di partai final, skuad The Three Lions –julukan Timnas Inggris– mengalami kekalahan.

Dalam pertandingan yang digelar di Wembley Stadium tersebut, Timnas Inggris sempat unggul 1-0 via gol Luke Shaw. Namun Italia mampu menyamakan kedudukan melalui sontekan Leonardo Bonucci. Skor 1-1 pun bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir.

Timnas Inggris

Pada babak adu penalti, Italia memang lebih beruntung daripada Timnas Inggris. Pasalnya tiga dari lima penendang penalti Timnas Italia mampu menjalankan tugasnya. Sementara Timnas Inggris hanya dua penendang, sedangkan Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal.

Kegagalan itu membuat banyak pihak memberi kritikan tajam, terutama karena para pemain Inggris gagal mengeksekusi penalti. Bahkan Southgate juga mendapat kritikan karena menunjuk pemain yang kurang berpengalaman dalam drama adu penalti.

Baca Juga: Meski Gagal Eksekusi Penalti di Final Piala Eropa 2020, Legenda Arsenal Tetap Sanjung Bukayo Saka

Namun begitu, Neville memasang badan terhadap Southgate yang telah mengantarkan Inggris melangkah jauh di Piala Eropa 2020. Terlepas dari kegagalan mereka di pengujung kompetisi, mantan pemain Manchester United itu tetap memuji cara Southgate dalam meracik skuad The Three Lions tersebut.

“Saya melihat setelah pertandingan orang-orang mengatakan Southgate seharusnya melakukan lebih banyak pergantian pemain, atau pemain ini seharusnya mengambil penalti,” kata Neville, dikutip dari Goal International, Selasa (13/7/2021).

“Saya benar-benar percaya Southgate dan para pemainnnya menavigasi jalan mereka ke final ini dengan satu cara yang mereka bisa, dan itu menjadi sedikit lebih pragmatis,” lanjutnya.

“Saya pikir Southgate tahu harus bermain dengan cara tertentu untuk mencapai final dan dia melakukan itu. Pada akhirnya, itu hanya margin kecil, detail seperti penalti. Ini bukan waktunya untuk mengkritik taktik dan pergantian pemain,” tutur Neville.

Gareth Southgate

Selain itu, Neville menilai Southgate telah membuktikan dirinya sebagai pelatih hebat untuk Inggris. Sebab, tidak hanya di Piala Eropa 2020 saja, Southgate telah membawa The Three Lions melangkah jauh sejak terakhir hanya menjadi semifinalis di Piala Dunia 2018.

Baca Juga: Haaland Heran Rashford, Sancho, dan Saka Bukannya Dipuji, Malah Di-bully

"Kenyataannya adalah Southgate telah membuktikan tidak hanya di turnamen ini, tetapi selama dua tahun terakhir soal keputusan yang telah ia buat. Ini akan menjadi omong kosong untuk mulai menyarankan bahwa kita benar tentang pergantian pemain dan pengambil penalti. Padahal kebanyakan dari kita belum pernah melihat ini dalam hidup kita,” tutup Neville.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini