3. Roberto Mancini Terus Ukir Rekor
Roberto Mancini dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa sekitar satu dekade lalu. Dia membawa Manchester City meraih gelar juara Liga Inggris. Namun, sejak keluar dari klub Inggris tersebut, Mancini tak pernah merasakan gelar juara. Dia terus berjuang untuk memenuhi harapan di Galatasaray, Inter Milan hingga Zenit St. Peterburg.

Namun, saat melatih Timnas Italia, Mancini mengubah permainan tradisional Italia yang cenderung bertahan. Dia mengubah karakter permainan timnya menjadi lebih menyerang dan lebih terbuka. Meski begitu, Mancini tak melupakan gaya defensif Italia yang sudah menjadi ciri khasnya.
Sejauh ini, Italia besutan Mancini tidak terkalahkan dalam 33 laga beruntun. Sedangkan di Piala Eropa 2020, skuadnya baru kebobolan tiga gol, dan selalu meraih kemenangan di laga fase grup.
2. Penalti Buruk
Penendang pertama Italia, Manuel Locatelli, gagal melakukan eksekusi karena bola diselamatkan oleh kiper Spanyol Unai Simon. Namun, keempat penendang laininya Andrea Belotti, Leonardo Bonucci, Federico Bernardeschi dan Jorginho, sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Sebaliknya Spanyol hanya berhasil dari dua penendang, yakni Gerard Moreno dan Thiago Alcantara, sedangkan Dani Olmo melebar ke atas gawang dan Morata dimentahkan oleh kiper Gianluigi Donnarumma.