Pertandingan Liga 1 2022 Boleh Dihadiri Penonton? Ini Kata PT LIB

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 49 2435402 pertandingan-liga-1-2022-boleh-dihadiri-penonton-ini-kata-pt-lib-B8uJj11CR5.jpg Suporter Persija, The Jakmania, saat merayakan keberhasilan timnya menjuarai Liga 1 2018. (Foto: Heru Haryono/Okezone.com)

JAKARTA  - Direktur Operasional PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Irjen Pol (Purn) Drs. Sudjarno, mengatakan tidak menutup kemungkinan kompetisi Liga 1 2022 digelar dengan kehadiran penonton. Namun, sebelum menggelar kompetisi dengan kehadiran penonton, PT. LIB akan mengkaji lebih dulu penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021-2022.

Sekadar informasi, kompetisi Liga 1 2021-2022 yang rencananya bergulir mulai medio Agustus 2021, akan digelar tanpa kehadiran penonton imbas pandemi Covid-19. Seluruh pertandingan pun dipusatkan di Pulau Jawa.

Persija Jakarta

(Laga Persija vs Persib di final Piala Menpora 2021. (Foto: PT LIB)

Kenapa Pulau Jawa dipilih? Pulau Jawa dipilih selain karena akses transportasi yang lebih terjangkau, infrastruktur atau stadion di Pulau Jawa juga lebih memadai ketimbang pulau lain.

Tak hanya lokasi pertandingan, format baru kompetisi juga berubah. Nantinya, PT. LIB menerapkan sistem bubble to bubble. Seluruh pemain dan ofisial di karantina di hotel, dan semua transportasinya ditanggung oleh PT. LIB.

Sistem kompetisi menggunakan sistem seri, layaknya kompetisi basket profesional Indonesia (IBL) maupun Liga Futsal Indonesia. Rencananya, akan ada enam seri, yang terbagi dalam dua klaster. Meski begitu, seluruh tim total tetap melakoni 34 pertandingan seperti biasa.

BACA JUGA: Robert Alberts Buka Suara soal Julukan Persib BanDutch

“Liga 1 kita rancang dengan meminta izin menyelenggarakan kompetisi di Pulau Jawa dan tanpa penonton. Kemudian kami juga menerapkan sistemi bubble to buble. Para pemain, ofisial, kami siapkan hotel dan transportasinya,” kata Sudjarno dalam program Special Dialogue hasil kolaborasi Okezone dan Sportstars.id.

“Kami menyiapkan enam seri dengan dua klaster. Klaster pertama itu ada tiga seri dan klaster kedua ada tiga seri. Seri pertama kita adakan di stadion wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten,” lanjut Sudjarno.

SUGBK

(Suporter Persija saat memadati SUGBK sebelum pandemi Covid-19)

“Kemudian seri kedua, kita laksanakan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Selanjutnya, seri ketiga kita selenggarakan di Jawa Timur. Seri keempat di Jawa Timur, seri kelima Jawa Tengah dan Yogyakarta, seri keenam di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Antara seri ada jeda, 10-14 hari,” ujar pria 59 tahun tersebut.

Ketika kompetisi Liga 1 2021-2022 berjalan inilah, PT LIB akan mengkaji untuk jalannya kompetisi musim depannya. Jika dirasa memungkinkan, bukan tak mungkin pertandingan Liga 1 2022 (kompetisi musim depan) akan dihadiri penonton, layaknya penyelenggaraan Piala Eropa 2020 dan beberapa kompetisi elite Eropa lainnya.

“Liga 1 2021-2022 berjalan sambil kita mengkaji dan mempelajari, apakah di Liga 1 2022 bisa menghadirkan penonton di stadion atau tidak. Sekadar informasi, tidak semua stadion kita dapat memenuhi standar protokol Kesehatan,” kata Sudjarno.

“Hanya beberapa stadion saja yang menggunakan single seat. Karena itu, kita akan mengkaji, kira-kira memungkinkan atau tidak untuk menggelar kompetisi dengan kehadiran penonton musim depan,” tutup mantan Kapolda Lampung tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini