Selain Marc Klok, Ini 5 Pemain yang Dicap Pengkhianat karena Pindah ke Klub Rival

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 51 2433156 selain-marc-klok-ini-5-pemain-yang-dicap-pengkhianat-karena-pindah-ke-klub-rival-kzmRhRocKP.jpg Marc Klok saat berolahraga, hari ini resmi gabung Persib Bandung. (Foto: Instagram/@marcklok)

MARC Klok resmi gabung Persib Bandung. Gelandang Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu gabung Persib Bandung, tepat satu minggu setelah meninggalkan Persija Jakarta.

Sekadar informasi, Persib Bandung dan Persija Jakarta memiliki rivalitas tinggi, yang mana sudah bersaing ketat sejak era perserikatan. Tak heran, Marc Klok pun dicap pengkhianat karena hengkang ke klub rival.

Meski begitu, bukan hanya Marc Klok, pesepakbola yang memilih hengkang ke klub rival dan mendapat cap pengkhianat. Siapa saja?

Berikut 5 pemain yang dicap pengkhianat karena pindah ke klub rival:

5. Hakan Calhanoglu (AC Milan ke Inter Milan)

Hakan Calhanoglu

Hakan Calhanoglu jadi yang paling gres. Playmaker asal Turki ini baru saja gabung Inter Milan, setelah memilih tidak memperpanjang kontrak bersama AC Milan. Sekadar informasi, AC Milan merupakan rival sekota Inter Milan.

Tak tanggung-tanggung, Hakan Calhanoglu pun menargetkan misi besar Bersama Inter Milan. Mantan pemain Bayer Leverkusen ini bertekad membawa Inter Milan juara Liga Champions.

4. Luis Figo (Barcelona ke Real Madrid)

Luis Figo

Luis Figo empat tahun (1996-2000) membela Barcelona. Dalam periode itu, gelandang berpaspor Portugal mentas di 221 pertandingan dengan koleksi 41 gol dan lima assist. Total ia memberikan tujuh trofi bagi Barcelona dan dua di antaranya merupakan gelar Liga Spanyol.

Hanya saja, karena merasa tak diperhatikan perihal gaji oleh manajemen Barcelona, Luis Figo memilih hengkang ke Real Madrid. Untuk mendatangkan Figo, Madrid memecahkan rekor transfer dunia sebesar 54 juta pounds atau sekira Rp1,07 triliun! Karena itu, saat pertama kalinya kembali ke Camp Nou dengan seragam Madrid, Figo dilempari fans Barcelona dengan kepala babi yang terbuat dari plastik saat hendak mengeksekusi tendangan sudut.

3. Sol Campbell (Tottenham Hotspur ke Arsenal)

Sol Campbell

Campbell merupakan pemain jebolan akademi Tottenham. Ia naik ke tim utama pada 1992 dan bertahan hingga 2001. Secara mengejutkan pada musim panas 2001, bek andalan Tim Nasional (Timnas) Inggris itu hengkang ke Arsenal, klub yang notabene rival sewilayah Tottenham.

Keputusan itu sempat menuai protes dari fans Tottenham yang tak senang dengan keputusan tersebut. Meski begitu, hengkang ke Arsenal merupakan pilihan tepat bagi Campbell. Bersama Arsenal ia memenangi dua trofi Liga Inggris, gelar yang tak bisa diraihnya bersama Tottenham.

2. Mario Gotze (Borussia Dortmund ke Bayern Munich)

Mario Gotze

Mario Gotze meninggalkan Borussia Dortmund pada musim panas 2013. Ia memilih hengkang ke Bayern Munich yang notabene rival abadi Borussia Dortmund.

Pengumuman pindah ini dilakukan beberapa hari jelang final Liga Champions 2012-2013 yang mempertemukan Bayern Munich vs Dortmund! Bahkan, Gotze absen di final tersebut karena mengaku mengalami cedera.

1. Ashley Cole (Arsenal ke Chelsea)

Ashley Cole

Ashley Cole tidak bisa dibilang gagal bersama Arsenal. Tujuh musim (1999-2006) membela Arsenal, Cole memberikan tujuh gelar bagi Arsenal, termasuk dua trofi Liga Inggris bagi The Gunners.

Pada musim panas 2006, Cole membuat kejutan dengan hengkang ke Chelsea. Chelsea merupakan rival satu kota Arsenal yang sedang membangun kekuatan di bawah arahan pelatih asal Portugal, Jose Mourinho.

Namun, karier Cole jauh lebih mentereng saat pindah ke Chelsea. Delapan tahun membela Chelsea, Cole memenangkan sembilan gelar. Bahkan Cole tercatat membantu Chelsea memenangkan trofi Liga Champions 2011-2012.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini