5 Rahasia Sukses Timnas Italia di Piala Eropa 2020: Nomor 1 Ciuman Keberuntungan

Antara, Jurnalis · Jum'at 25 Juni 2021 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 51 2430704 5-rahasia-sukses-timnas-italia-di-piala-eropa-2020-nomor-1-ciuman-keberuntungan-SSaufgAp9x.jpg Pemain Timnas Italia merayakan lolos ke babak 16 Besar Piala Eropa 2020. (Foto/Reuters)

TIMNAS Italia menghadapi Austria dalam babak 16 besar Piala Eropa 2020 setelah melewati perjalanan gemilang selama fase grup. Mereka akan ke Stadion Wembley, London, Inggris, dengan salah satu tujuan memecahkan rekor Timnas Italia pada 1930-an, yaiut 30 pertandingan tak terkalahkan.

Tim Azzurri memenangi semua dari tiga pertandingan Grup A dengan mencetak tujuh gol. Skuad besutan Roberto Mancini, tidak kebobolan dan memainkan gaya sepakbola menyerang yang enak ditonton.

Mengapa Azzurri sedemikian perkasa? Mengacu pada laman UEFA, reporter tim Italia Paolo Menicucci mengungkapkan lima faktor kunci yang membuat Italia seperti itu.

5. Semua pemain dilibatkan

Mancini pernah menjadi pemain yang sama sekali tak pernah diturunkan saat Piala Dunia 1990. Dia ingin hal seperti ini tidak menimpa skuad Azzurri saat ini.

Foto/Reuters

Oleh karena itu, dari 26 pemain yang dia bawa ke Euro 2020, 25 pemain di antaranya sudah dia mainkan. Hanya satu yang belum, yakni kiper Alex Meret.

Baca juga: 3 Pelatih Paling Tampan di Piala Eropa 2020

Gelandang serang Federico Bernardeschi menyebut faktor ini demikian penting karena membangun kesatuan dan kekompakan, karena semua merasa dilibatkan. "Menurut saya ini fundamental dalam mencapai hasil yang benar-benar besar," kata Bernardeschi.

Baca juga: Italia Tak Cemas Menghadapi Austria yang Mengandalkan Fisik

4. Maskot Ciptaan Peraih Oscar

Maskot Euro 2020 yang dinamai Skillzy itu adalah karya ciptaan mendiang seniman efek khusus Carlo Rambaldi yang orang Italia.

Foto/Reuters

Rambaldi meraih tiga Oscar untuk karya special effect-nya dalam film King Kong (1977), Allien (1979) dan E.T. (1982).

Maskot buatan orang Italia ini memberikan keberuntungan kepada Azzurri sampai-sampai Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina menyatakan Italia bersiap "memberikan Oscar keempat kepada Carlo" Rambaldi yang meninggal dunia pada 2012.

3. Musik yang Juga Karya Peraih Oscar

Musisi Italia peraih tiga Oscar, Giorgio Moroder, mengarang lagu 'Un'estate Italiana' yang dikenal sebagai soundtrack Piala Dunia 1990 di Italia.

Foto/Reuters

Nah, lagu ini belakangan sering dinyanyikan para penggemar Azzurri dan juga pemain-pemain Italia, termasuk Giorgio Chiellini, yang menjadi "sesepuh" dalam skuad Azzurri sekarang, yang saat PIala Dunia 1990 sudah berusia sembilan tahun, sedangkan 19 pemain Italia lainnya belum lahir saat itu.

2. Pizza

Bukan cuma musik yang merayakan keberhasilan Azzurri masuk fase knockout, karena ternyata pizza juga ikut merayakannya.

Foto/Reuters

Setelah menang melawan Wales, mendapat kunjungan dari Ciro Oliva, pembuat pizza terkenal dari kota Naples atau Napoli yang juga kawan baik striker Lorenzo Insigne. Oliva inilah yang menyajikan pizza kepada semua pemain untuk merayakan kemenangan itu.

1. Ciuman Keberuntungan

Ingatkah Anda kepada ritual bek tengah Prancis Laurent Blanc yang mencium kepala kiper botak Fabien Barthez sebelum turun bermain? Nah, kebiasaan ini dilakukan juga oleh Azzurri, khususnya Leonardo Bonucci, terhadap asisten pelatih Mancini yang juga berkepala botak, Attilio Lombardo. Dia mendapat panggilan sayang dari para penggemarnya, "Rajawali Botak".

Foto/FIGC

Dan si Rajawali Botak ini bukan sembarang asisten Mancini, karena dia juga mantan rekan satu tim Mancini sewaktu bermain dulu di Sampdoria. "Geng Sampdoria" sekarang lagi menguasai Azzurri, karena selain Lombardo ada juga Gianluca Vialli yang mengetuai delegasi Italia, dan trio Alberico Evani, Giulio Nuciari dan Fausto Salsano yang menjadi staf Mancini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini