Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Preview Portugal vs Jerman: Menanti Gol Cristiano Ronaldo ke Gawang Tim Panser

Antara , Jurnalis-Sabtu, 19 Juni 2021 |17:57 WIB
Preview Portugal vs Jerman: Menanti Gol Cristiano Ronaldo ke Gawang Tim Panser
Timnas Portugal berlatih menjelang lawan Jerman. (Foto/Reuters)
A
A
A

Skenario pertandingan

Laga melawan Prancis mengekspos kelemahan-kelemahan Jerman, terutama tiadanya pencipta gol mumpuni. Serge Gnabry yang dipercaya memimpin barisan serang, tak bisa apa-apa saat melawan Prancis itu.

Kemitraannya dengan Thomas Muller dan Kai Havertz malah membuat Jerman kalah kelas dari tim serang Prancis yang efisien. Gnabry dan Havertz mungkin termasuk yang harus dirotasi Joachim Low.

Foto/Reuters

Jika ini yang terjadi, maka Leroy Sane bisa menjadi starter, bahkan lebih revolusioner lagi dipasangkan dengan Kevin Volland.

Yang juga titik lemah Jerman adalah bek kanannya. Joshua Kimmich sering bergerak ke tengah, dan itu tidak efektif. Sayang, cedera pada Lukas Klostermann membuat Kimmich tak ada lawan dalam posisi itu.

Di lapangan tengah, Lowbisa mencoba Leon Goretzka tapi memainkan penuh dia berisiko mengingat masih dalam pemulihan dari cedera. Jadi, amanlah Ilkay Gundogan dan Toni Kroos sebagai starter.

Jika Kimmich masih tergoda beroperasi ke tengah. Lowterpaksa memasang Matthias Ginter dalam peran lebih melebar. Tak masalah karena bek ini terbiasa mengisi posisi ini bersama Borussia Moenchgladbach.

Tetapi itu membuat Robin Gosens menjadi lebih ke dalam seolah bek tengah ketiga melapis duo bek tengah Mats Hummels dan Antonio Rudiger yang memproteksi kiper Manuel Neuer.

Sementara itu, pelatih Portugal Fernando Santos sudah pasti mempelajari kekalahan Jerman dari Prancis.

Dia tahu bek-bek Jerman sulit mengimbangi kecepatan Kylian Mbappe. Santos punya pemain seperti Mbappe, dan Rafa Silva orangnya. Silva agak digeser ke kanan yang selama ini ditempati Bernardo Silva.

Dengan begitu, Silva dan Diogo Jota, menempati sayap serangan berbeda. Dua orang ini pelari ulung yang sulit dihentikan lawan. Skema ini juga membuat Bruno Fernandes melebar, sedangkan Cristiano Ronaldo tetap mata pedang serangan Portugal.

Jota dan Silva akan mendapatkan sokongan dari dua bek sayap Nelson Semedo dan Raphael Guerreiro yang berlari overlapping. Sedikit keistimewaan Guerreiro adalah kerap bergerak diagonal ke tengah seperti saat mencetak gol ke gawang Hungaria.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement