MANCHESTER – Bek Tim Nasional (Timnas) Inggris, Harry Maguire, mengungkapkan keyakinannya terhadap langkah The Three Lions –julukan Timnas Inggris– di Piala Eropa 2020. Ia menilai dengan pengalaman yang semakin banyak membuat Inggris menjadi tim yang patut diwaspadai.
Jika berkaca pada tiga tahun lalu, Inggris mampu menunjukkan prestasi apik di Piala Dunia 2018. Sayangnya, mereka gagal tampil di partai puncak usai disingkirkan oleh tim kuda hitam Kroasia di babak semifinal.

Tetapi, Maguire meyakini bahwa skuadnya saat ini jauh lebih meningkat ketimbang Piala Dunia 2018 tersebut. Ia mengatakan para pemain Timnas Inggris saat ini sudah jauh berpengalaman dengan dihuni para pemain di tim pemenang.
Baca juga Alexander-Arnold Enggan Ambil Pusing soal Panggilan Timnas Inggris di Piala Eropa 2020
“Saya merasa skuad ini lebih berpengalaman, kami memiliki lebih banyak kepemimpinan dalam skuad,” ungkap Maguire, mengutip dari Goal, Selasa (25/5/2021).
Baca juga Klopp Masih Yakin Henderson Bakal Tampil di Piala Eropa 2020
“Banyak pemain yang bermain di pertandinga besar secara teratur, Liverpool memenangkan Liga Champions dan para pemain Man City melakukannya dengan sangat baik musim ini,” tambahnya.
“Jadi ada pengalaman bermain dalam pertandingan besar ini, tetapi pertandingan internasional ditentukan pada momen besar,” lanjutnya.
Meski begitu, Maguire juga tidak ingin Inggris menjadi jemawa dengan kondisi tersebut. Sebab, ia menilai tim besutan Gareth Southgate itu masih membutuhkan perbaikan untuk bisa merebut trofi Piala Eropa 2020.
“Ini waktu yang menyenangkan untuk menjadi fans Inggris, tetapi kami masih harus banyak perbaikan,” imbuhnya.

Pada Piala Eropa 2020, Inggris tergabung dalam Grup D yang cukup ketat. Salah satunya mereka akan menghadapi Kroasia yang sempat menjegal langkah mereka di Piala Dunia 2018. Selain Kroasia ada Skotlandia dan Republik Ceko.
Inggris pun akan mendapat keuntungan karena mereka akan tampil di hadapan publik sendiri selama fase grup. Pertandingan pun akan digelar di Stadion Wembley yang begitu bersejarah untuk sepakbola Inggris.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)