Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rasisme Marak, UEFA Ikut Gerakan Boikot Medsos

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Jum'at, 30 April 2021 |16:46 WIB
Rasisme Marak, UEFA Ikut Gerakan Boikot Medsos
Logo UEFA (Foto: UEFA)
A
A
A

“Ada pelanggaran baik di lapangan maupun di media sosial. Ini tidak dapat diterima dan perlu dihentikan, dengan bantuan otoritas publik dan legislatif serta raksasa media sosial. Membiarkan budaya kebencian tumbuh dengan impunitas berbahaya, sangat berbahaya, tidak hanya untuk sepak bola, tapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan,” kata Aleksander Ceferin, dikutip dari laman resmi UEFA, Jumat (30/4/2021).

“Inilah mengapa kami mendukung inisiatif ini. Sudah waktunya bagi sepak bola untuk mengambil sikap dan saya terkesan dengan solidaritas yang ditunjukkan oleh para pemain, klub, dan pemangku kepentingan,” sambung lelaki kelahiran Slovenia itu.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin

Tak sampai di sana, Ceferin pun mendorong kepada seluruh asosiasi sepak bola di dunia untuk segera melaporkan bila kejadian serupa menyerang jajaran timnya maupun perangkat pertandingan. Ia mengecam keras praktik-praktik yang dinilai mengotori indahnya permainan sepakbola.

“Saya mendorong semua orang -pemain, klub dan asosiasi nasional- untuk mengajukan keluhan resmi setiap kali pemain, pelatih, wasit atau ofisial menjadi korban dari kicauan atau pesan yang tidak dapat diterima. Kami sudah muak dengan para pengecut yang bersembunyi di balik anonimitas mereka untuk memuntahkan ideologi berbahaya mereka,” tutupnya.

(Rachmat Fahzry)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement