Robert Alberts Beberkan Alasan Buang Farshad Noor dari Skuad Persib

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 49 2402760 robert-alberts-beberkan-alasan-buang-farshad-noor-dari-skuad-persib-jtDmg8Xfl1.jpg Farshad Noor. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG – Robert Alberts mebeberkan alasannya membuang Farshad Noor dari skuad Persib Bandung. Dia merasa kecewa dengan penampilan Noor selama Piala Menpora 2021.

Permainan Farshad Noor dianggap tidak sesuai ekspektasi. Dia didatangkan manajemen Maung Bandung sebagai pengganti Omid Nazari yang meninggalkan klub Persib pada awal tahun ini.

Foto/Twitter

Alberts menjelaskan bahwa penampilan Noor tak sepadan dengan standarnya. Padahal dia sudah memberikan banyak kesempatan menit bermain pada kapten Afghanistas tersebut di Piala Menpora 2021.

Baca juga: Polri Mau Keluarkan Izin Liga 1 2021 Asal PSSI Punya Cara Kelola Suporter

"Kami tidak akan berlanjut dengan Farshad. Dia tidak sesuai dengan tolok ukur saya. Saya rasa orang yang datang dengan latar belakang seperti dia harus bisa memproduksi lebih dan itu bukan hanya di satu laga,” tuturnya mengutip laman Liga Indonesia Baru, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Oknum Fans Persib Anarkis, Ridwan Kamil: Jangan Dukung saat Menang Saja

“Maksud saya, saya tidak hanya memberikan satu kesempatan tapi ada banyak kesempatan yang diberikan," tambahnya.

Skuad Persib saat ini diliburkan selama tiga minggu sampai 22 Mei mendatang. Tugas yang harus dilakukan adalah latihan mandiri sebagaimana mereka berlatih di rumah selama pandemi Covid-19.

Alberts juga menjelaskan bahwa awalnya dia dan tim diberi target di Piala Menpora hanya untuk mengembalikan atmosfer sepakbola. Namun, semua berubah saat mencapai final melawan Persija Jakarta.

Persib menjalani total delapan pertandingan bersama Persija dalam kurun waktu sebulan. Para pemain ditarget untuk menang, padahal sebelumnya hanya dituntut bermain mengembalikan atmosfer berlaga setelah setahun jeda karena Covid-19.

"Kami bersama Persija memainkan laga terpanjang di turnamen ini. Bisa dilihat pemain juga jadi dipaksa untuk menang, bukan lagi dipaksa bertanding,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.

“Jika hanya dipaksa bermain, masih bisa untuk melakukan rotasi lagi. Tapi ini dipaksa untuk menang dan bisa dilihat pemain kelelahan," kata Robert.

Foto/Twitter

Salah satu pemainnya Abdul Aziz harus menerima cedera yang sedang dalam tahap observasi tim medis. Aziz mengalami cedera lutut di final pertama yang memaksa ia keluar diganti. Apa yang ditakutkan Robert terjadi juga, berharap cedera yang dialami Aziz bukan cedera parah.

"Jadi saya tidak memikirkan apa yang pemain raih, yang lebih penting tidak ada cedera yang parah. Kecuali Aziz dia mengalami cedera di lututnya dan itu yang menjadi kekhawatiran terbesar saya. Mari berharap dia tidak mengalami cedera parah di turnamen ini dan kami masih harus memeriksa Aziz soal apa yang dideritanya," paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini