Pilih Liga Super Eropa, Juventus Dicoret dari Liga Italia pada 21 Juni 2021

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 47 2401316 pilih-liga-super-eropa-juventus-dicoret-dari-liga-italia-pada-21-juni-2021-18LvFoD8WN.jpg Juventus segera dicoret dari Liga Italia? (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

JUVENTUS terancam dicoret dari seluruh kompetisi garapan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) seperti Liga Italia, Coppa Italia dan Piala Super Italia. FIGC melalui sang presiden Gabriele Gravina mengatakan, Juventus akan dicoret dari Liga Italia dan turunannya jika ngotot bertahan di Liga Super Eropa.

“Mereka yang merasa harus berpartisipasi dalam kompetisi yang tidak diizinkan FIGC, FIFA dan UEFA akan kehilangan afiliasi mereka. Aturan ini berlaku untuk lisensi nasional,” kata Gravina mengutip dari Marca, Selasa (27/4/2021).

Juventus

“Jelas, jika hingga 21 Juni sebuah tim ingin tampil di kompetisi yang bersifat pribadi (Liga Super Eropa), mereka takkan diizinkan tampil di kompetisi kami,” lanjut Gravina.

Sekadar informasi, dari 12 klub pendiri Liga Super Eropa, tinggal Juventus, Barcelona dan Real Madrid yang belum menyatakan mundur dari kompetisi ini. Belum mundurnya ketiga klub di atas tidak mengherankan.

Sebab, presiden Liga Super Eropa, Florentino Perez, merupakan presiden Real Madrid. Sementara presiden Juventus, Andrea Agnelli, adalah wakil presiden Liga Super Eropa.

BACA JUGA: Pilih Liga Super Eropa, UEFA: Kami Coret Real Madrid, Juventus dan Barcelona dari Liga Champions

Bagaimana dengan Barcelona? Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengatakan Liga Super Eropa merupakan salah satu kompetisi yang dapat menyelematkan Blaugrana –julukan Barcelona– dari kebangkrutan.

Sebelumnya, presiden UEFA Aleksander Ceferin mengeluarkan ultimatum. Pria asal Slovenia itu mengatakan, takkan mengizinkan tim yang turun di Liga Super untuk ambil bagian di Liga Champions 2021-2022.

Aleksander Ceferin

(Presiden UEFA, Aleksander Ceferin)

“Sangat jelas bahwa klub harus memutuskan, apakah mereka (klub yang belum mundur dari Liga Super Eropa) bermain di Liga Super Eropa atau Liga Champions. Jika mereka mengatakan kami adalah Liga Super, maka mereka takkan bermain di Liga Champions. Nantinya, mereka bisa bermain di kompetisi mereka sendiri,” kata Ceferin saat diwawancara AP, Okezone mengutip dari Marca.

Namun, sejauh ini gertakan yang dikeluarkan UEFA belum membuat Real Madrid, Juventus dan Barcelona. Karena itu, menarik menanti keputusan apa yang diambil UEFA perihal kengototan yang ditunjukkan tiga klub di atas.

Satu hal yang pasti, sangat disayangkan jika Real Madrid, Barcelona dan Juventus dilarang tampil di Liga Champions. Terkhusus Real Madrid, sangat disayangkan karena Los Blancos –julukan Real Madrid– merupakan klub tersukses di Liga Champions dengan koleksi 13 gelar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini