Sebelum Jadi Mualaf, Nicolas Anelka Sudah Jalani Puasa Ramadhan

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 51 2394392 sebelum-jadi-mualaf-nicolas-anelka-sudah-jalani-puasa-ramadhan-FfBWuV1Qv9.jpg Nicolas Anelka (kanan) bersama Didier Drogba. (Foto: REUTERS/Aly Song)

NICOLAS Anelka memutuskan menjadi mualaf di usia 16 tahun atau pada 1995. Pria berkepala plontos ini memilih menjadi mualaf karena hidup berdampingan dengan imigran asal Aljazair yang ada di Kota Paris, Prancis.

Karena kebiasaan bergaul dengan imigran beragama Islam itulah, Anelka memilih menjadi mualaf.

Nicolas Anelka

“Saya berusia 16 tahun ketika saya masuk Islam. Di luar aspek persaudaraan, konversi saya tidak mengubah hidup saya. Saya sudah hidup dengan prinsip yang sama - menjadi orang benar, memiliki nilai,” kata Anelka, mengutip dari Sportzion, Rabu (16/4/2021).

“Saya dulu berpuasa selama Ramadhan karena saya mengagumi orang-orang yang berpuasa di sekitar saya. Apa yang membuat saya menjadi mualaf adalah bahwa saya memiliki keyakinan bahwa Islam adalah untuk saya,” lanjut Anelka.

“Saya merasakan hubungan ini dengan Tuhan, dan itu mencerahkan hidup saya. Saya memiliki keyakinan di hati saya bahwa itu adalah agama saya. Saya senang menjadi seorang Muslim, agama damai dan saya belajar banyak dari Islam,” lanjut Anelka.

BACA JUGA: Masuk Agama Islam, Karier 5 Pesepakbola Mualaf Ini Meroket

Nicolas Anelka memutuskan menjadi mualaf tepat satu tahun menjadi pesepakbola profesional. Sekadar informasi, pada 1996 Nicolas Anelka akhirnya mendapat kontrak profesional dari PSG.

Hebatnya,  Nicolas Anelka hanya butuh tiga tahun untuk menjadi pemain termahal dunia. Pada musim panas 1999, Nicolas Anelka diboyong raksasa Spanyol, Real Madrid, seharga 35 juta euro (Rp608,4 miliar).

Hal itu pun sempat menempatkan Nicolas Anelka sebagai pesepakbola termahal di dunia. Bersama Real Madrid itu juga, Anelka merasakan satu-satunya trofi Liga Champions (1999-2000) di sepanjang karier sepakbolanya.

Karier sepakbola Nicolas Anelka sendiri tak bisa dikatakan buruk. Ia sempat menjadi top skor Liga Inggris 2008-2009, dan membantu The Blues jawara Liga Inggris 2009-2010.

Nicolas Anelka

Selain itu, Anelka juga pernah merasakan gelar juara Liga Italia dan Liga Turki, sehingga mempermanis catatan karier sepakbolanya. Setelah memutuskan pensiun sebagai pesepakbola pada 2015, Nicolas Anelka kini menjabat sebagai Direktur Sepakbola di klub Hyeres, klub kasta keempat Liga Prancis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini