Kalah dari Leeds United, Guardiola Tak Menyesal Rotasi Skuad Man City

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 11 April 2021 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 45 2392673 kalah-dari-leeds-united-guardiola-tak-menyesal-rotasi-skuad-man-city-HwylmqnMBc.JPG Josep 'Pep' Guardiola (Foto: Reuters)

MANCHESTER – Pelatih Manchester City, Josep ‘Pep’ Guardiola, tak menyesal bermain-main dengan skuadnya saat menjamu Leeds United pada laga lanjutan Liga Inggris 2020-2021. Bermain di Stadion Etihad, Sabtu 10 April 2021 malam WIB, Man City takluk dengan skor 0-1.

Guardiola pun tak menyangkal bahwa kekalahan itu tidak lepas dari keputusan yang salah dalam melakukan rotasi. Akan tetapi, ia tidak menyesali apa pun keputusan yang ia buat walau pada akhirnya berakhir menyakitkan.

Manchester City vs Leeds United

Pada laga tersebut, Guardiola terpaksa melakukan rotasi karena mereka ada dalam kondisi terjepit dengan kompetisi Liga Champions. Alhasil, Guardiola pun berkorban pada laga kontra Leeds dengan meninggalkan para pemain utama.

Baca juga Hadapi 10 Pemain Leeds United, Man City Malah Tumbang 1-2

Beberapa pemain andalan yang terpaksa diistirahatkan pada laga ini adalah Ilkay Gundogan, Kevin De Bruyne, Phil Foden, dan Riyad Mahrez. Keempat pemain tersebut tidak tampil sebagai starter, meski pada akhirnya Gundogan dan Foden masuk ke lapangan dari bangku cadangan.

Baca juga Man City Takluk oleh Leeds, Nathan Ake pun Frustrasi

Sayangnya usaha Guardiola tidak menemui hasil, termasuk ketika mereka bermain dengan 11 pemain dan Leeds 10 pemain. Hasilnya nihil. Stuart Dallas pun mampu menghukum Man City dengan mencetak dua gol pada menit 42 dan 90+1. Sementara satu gol Man City dicetak Ferran Torres pada menit 76.

“Ketika Anda kalah (pemilihan pemain adalah kesalahan), ketika kami menang, saya jenius,” ungkap Guardiola, mengutip dari Goal, Minggu (11/4/2021).

“Saya tidak menyesali (pilihan) karena saya mempercayai mereka. Jika saya tidak memercayai mereka, mereka tidak akan bermain,” tambah pelatih berpaspor Spanyol tersebut.

“Pada saat 10 vs 11, kami membutuhkan inspirasi dan kami tidak bisa membiarkan permainan mengalir (dari dalam),” imbuhnya.

Manchester City vs Leeds United

“Kami melakukannya untuk waktu yang lama dan kemudian Raphinha memiliki peluangdan Ederson menyelemakan, tetapi setelah itu kemudian mereka mencetak gol,” sambungnya.

“Saat Anda menyerang dan menyerang, Anda harus mengontrol dan tidak membiarkan mereka berlari,” pungkas mantan pelatih Barcelona tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini