Guardiola Tak Menampik Man City Sukses karena Kekuatan Uang

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 45 2369423 guardiola-tak-menampik-man-city-sukses-karena-kekuatan-uang-U6vpWjer0l.jpg Para pemain Man City selebrasi (Foto: Reuters)

MANCHESTER – Manchester City sering disebut sebagai klub instan. Pasalnya, mereka dianggap bisa meraih kesuksesan dalam waktu yang terbilang cepat karena didukung oleh kekuatan finansial yang luar biasa oleh pemilik klub, Sheikh Mansour.

Sejak Sheikh Mansour mengakuisi Man City pada 2008, The Citizens sejatinya menjadi sangat aktif berbelanja pemain. Mereka tak ragu menebus pemain dengan harga tinggi dan menawarkan gaji selangit untuk menggaet para pesepakbola top.

Baca juga: Kylian Mbappe Tak Cocok Gabung Man City

Hasilnya pun terbukti ampuh, karena dalam satu dekade sejak kedatangan Sheikh Mansour, Man City menjelma menjadi salah satu kekuatan yang paling disegani di Eropa. Hanya saja, sebagian orang tidak menyukai metode yang dilakukan Man City ini.

Man City

Manajer Man City, Josep Guardiola, menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh klubnya selama ini adalah sesuatu yang sah-sah saja. Namun, Guardiola tidak terima jika hanya Man City yang disebut meraih kesuksesan dengan menghamburkan banyak uang.

Baca juga: Man City vs West Ham, Guardiola Sebut David Moyes seperti Buddha

Menurut Guardiola, klub-klub seperti Manchester United, Real Madrid, dan Barcelona juga bisa meraih sukses karena menggelontorkan banyak uang. Utamanya Real Madrid yang sampai mendapatkan julukan Los Galacticos karena banyak pemain bintang yang mereka beli.

"Kami memiliki cerita ini (klub instan) di belakang kami. Itu akan selalu bersama kami. Bukan hanya satu jurnalis, tapi banyak yang bilang satu-satunya alasan kenapa kami menang adalah karena uang,” sebut Guardiola, dikutip dari Goal, Sabtu (27/2/2021).

“Itu adalah hal yang benar, kami bisa menerimanya. Namun, ada klub lain yang juga mengeluarkan uang dan memiliki anggaran lebih tinggi dari kami," lanjut juru taktik asal Spanyol tersebut.

"Ketika Man United menang, itu karena mereka menghabiskan lebih banyak uang daripada yang lain. Sama halnya dengan Barcelona dan Real Madrid,” papar Guardiola.

Josep Guardiola

“Saya tidak merasa kami jauh berbeda dengan klub elite top dunia dalam hal itu, tetapi kami harus menerimanya dan melakukan pekerjaan terbaik yang kami bisa," imbuhnya.

Sayangnya, meski Guardiola sudah mendapat dukungan finansial yang luar biasa di Man City, namun ia masih belum bisa mengantarkan The Citizens menjuarai Liga Champions. Bahkan, selama empat setengah musim menangani Man City, laju terbaik Guardiola adalah mengantarkan timnya sampai babak perempatfinal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini