Manajemen yang Pelit Buat Liverpool Babak Belur di Liga Inggris 2020-2021

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 45 2358587 manajemen-yang-pelit-buat-liverpool-babak-belur-di-liga-inggris-2020-2021-fGKRVSG4wn.jpg Para pemain Liverpool (Foto: Laurence Griffths/REUTERS)

LONDON – Legenda Liverpool, Graeme Souness, memberikan penilaian terhadap penurunan performa yang ditunjukkan mantan klubnya di Liga Inggris musim 2020-2021. Souness menilai hal itu terjadi lantaran manajemen Liverpool yang mulai tak mau berinvestasi untuk terus membangun skuad.

Sebagaimana diketahui, Liverpool sebenarnya memulai kampanye mereka di Liga Inggris 2020-2021 dengan performa luar biasa. Bahkan The Reds –julukan Liverpool– sempat memuncaki klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021 untuk waktu yang cukup lama.

Akan tetapi segalanya berubah kala satu per satu pemain kunci yang membantu Liverpool menjuarai Liga Inggris 2019-2020 mulai dibekap cedera. Sektor pertahanan menjadi yang paling memilukan, lantaran dua bek tengah andalan mereka, Virgil van Dijk dan Joe Gomez harus absen lama karena cedera.

Liverpool vs Man City

Semenjak saat itu, performa Liverpool pun mulai mengalami penurunan yang signifikan. Ya, memang manajemen Liverpool akhirnya rela menggeluarkan uang untuk mendapatkan dua bek anyar jelang bursa transfer musim dingin 2021 ditutup pada diri Ozan Kabak dan Ben Davies.

Baca Juga: Liverpool Dibantai Man City, Alisson Becker Ikuti Jejak Loris Karius

Akan tetapi kedua namanya tersebut disebut-sebut tidak bakal mampu menutupi kualitas yang hilang pada skuad Liverpool sejak Van Dijk dan Gomez cedera. Alhasil, tidak ada perubahan signfikan yang terjadi dalam permainan Liverpool.

Bahkan dalam pertandingan melawan Manchester City pada akhir pekan kemarin, terlihat betul Liverpool benar-benar tampil mengecewakan. Bermain di Anfield Stadium, Liverpool justru terbantai 1-4 dari tamunya.

Souness pun lantas memberikan tanggapan mengenai jomplangnya performa Liverpool musim ini. Ia percaya betul bahwa keengganan manajemen Liverpool berinvestasi lebih besar dalam perekrutan pemain, jadi awal segala mimpi buruk klubnya di musim 2020-2021.

Baca Juga: Liverpool di Liga Inggris 2020-2021 dengan Musim Lalu bagai Bumi dan Langit

“Ketika Anda berada di puncak, saat itulah Anda harus pergi dan membuat investasi besar. Saya berpikir, jika Anda saat ini adalah juara liga dan juara Eropa musim lalu, saya yakin Anda bisa menemukan bank yang siap mendukung,” jelas Souness, seperti disadur dari Liverpool Echo, Senin (8/2/2021).

Liverpool vs Man City

“Itulah waktunya untuk investasi. Ini merupakan sebuah tantangan bagi Liverpool. Mereka tidak boleh merasa kasihan pada dirinya sendiri. Liverpool seharusnya tidak merengek tentang para pemain mereka yang dibekap cedera,” sambungnya.

“Liverpool harus bicara pemain yang ada. Itulah yang selalu dilakukan Liverpool. Saya pikir, mereka akan finis di empat besar tetapi itu bukan formalitas. Anda bisa mendapatkannya jika Anda punya bakat dan berjuang,” imbuh pria berusia 67 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini