Kartu Merah Ibrahimovic Ubah Skenario Akhir Laga Inter vs Milan

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 47 2351567 kartu-merah-ibrahimovic-ubah-skenario-akhir-laga-inter-vs-milan-13soNp9yeq.jpg Zlatan Ibrahimovic (Foto: Reuters)

MILAN – Perjalanan AC Milan di Coppa Italia 2020-2021 berakhir di babak perempatfinal. I Rossoneri –julukan Milan– gugur setelah takluk 1-2 dari saudara sekota mereka, Inter Milan, dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro, Rabu (27/1/2021) dini hari WIB.

Kiper kedua Milan yang tampil dalam pertandingan itu, Ciprian Tatarusanu, menyayangkan kegagalan timnya melaju ke babak selanjutnya. Padahal, Milan unggul lebih dulu melalui gol Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-31.

Gol Christian Eriksen ke gawang AC Milan (Foto: Reuters)

Namun, keunggulan Milan buyar saat Romelu Lukaku mencetak gol dari titik putik pada menit ke-71. Gol kemenangan Inter dicetak pemain pengganti, Christian Ericksen, melalui tendangan bebas cantik pada menit ke-97. Gol menit akhir Eriksen membawa Inter melenggang ke semifinal sekaligus menyingkirkan Milan dari Coppa Italia.

Tatarusanu menyatakan hasil akhir pertandingan mungkin akan berbeda jika Milan tidak bermain dengan 10 orang. Milan kalah jumlah pemain setelah Ibrahimovic menerima kartu kuning kedua pada menit ke-58.

BACA JUGA: Lukaku dengan Ibrahimovic Cekcok di Laga Inter vs Milan, Conte Anggap Wajar

Kalah jumlah pemain membuat Milan kesulitan mengimbangi permainan Inter. Menurut Tatarusanu, Rossoneri berusaha keras untuk mempertahankan skor 1-1 sehingga pemenang ditentukan melalui babak adu penalti.

Namun, skenario itu tidak terjadi karena gol cantik Eriksen pada pengujung pertandingan. Tatarusanu pun memuji gol Eriksen yang menentukan hasil akhir pertandingan bertajuk Derbu Della Madonnina tersebut.

“Kami berjuang dari awal hingga akhir. Itu adalah pertandingan yang hebat, sayangnya kartu kuning kedua Ibra –sapaan akrab Ibrahimovic– mengubah pertandingan,” kata Tatarusanu kepada RAI Sport, mengutip dari Football Italia, Rabu (27/1/2021).

"Kami berusaha mempertahankan hasil imbang 1-1. Akan tetapi, gol hebat pada menit akhir membuat kami kalah dalam pertandingan,” ujarnya.

Ciprian Tatarusanu (Foto: Reuters)

Hasil buruk pada dini hari tadi membuat Milan menderita dua kekalahan beruntun. Sebelumnya, Milan takluk 0-3 dari Atalanta dalam lanjutan Liga Italia musim ini.

Milan tidak boleh terlalu lama larut dalam tren negatif karena pertandingan lain sudah menanti mereka di Liga Italia. Milan akan melawan Bologna di Stadio Renato Dall’Ara, Sabtu 30 Januari 2021, malam WIB. Kemenangan dari Bologna penting bagi Milan untuk keluar dari tren negatif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini