Sebelum Dipecat, Frank Lampard Bersitegang dengan Orang Kepercayaan Abramovich

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 05:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 45 2350757 sebelum-dipecat-frank-lampard-bersitegang-dengan-orang-kepercayaan-abramovich-gPqOysGWp0.jpg Frank Lampard dan Marina Granovskaia bersitegang (Foto: Twitter/@MirrorFootball)

LONDON – Spekulasi di balik pemecatan Frank Lampard oleh Manajemen Chelsea terus bergulir. Terbaru, pria asal Inggris itu disebut-sebut tak memiliki hubungan yang baik lagi dengan Chief Executive Chelsea sekaligus tangan kanan Roman Abramovich, Marina Granovskaia.

Rumor pemecatan Frank Lampard sebetulnya sudah berhembus sejak akhir 2020. Pria berusia 42 tahun itu dinilai tak mampu membawa Chelsea bersaing di papan atas Liga Inggris. Hingga pekan 19, Si Biru masih tertahan di peringkat sembilan dengan nilai 29.

Performa memang menjadi tolok ukur utama mengapa Frank Lampard dicopot dari jabatannya. Namun, eks penyerang Tim Nasional (Timnas) Inggris, Michael Owen, menduga ada nuansa politik di balik pemutusan hubungan kerja tersebut.

Baca juga: Pemecatan Frank Lampard Beraroma Politis

Frank Lampard menggaruk kepala (Foto: Reuters)

“Saya yakin ada cukup banyak politik yang terjadi di belakang layar dalam beberapa waktu belakangan di Chelsea. Sulit menyebutnya sebagai kejutan karena seperti sudah menjadi bagian dari klub,” ucap Michael Owen, sebagaimana dimuat Mirror, Selasa (26/1/2021).

Hubungan yang retak dengan Marina Granovskaia dituding sebagai penyebab lainnya. Sudah menjadi rahasia umum, perempuan asal Rusia itu adalah orang kepercayaan dari Roman Abramovic.

Dilansir dari The Athletic, Frank Lampard dan Marina Granovskaia sempat bersitegang gara-gara Kepa Arrizabalaga. Ia tidak senang dengan keputusan sang manajer yang mendepak kiper asal Spanyol itu ke bangku cadangan. Padahal, Kepa adalah salah satu pembelian termahal klub.

Ya, Marina Granovskaia adalah sosok penting di balik kebijakan transfer Chelsea. Sosoknya sudah bercokol di klub sejak 2014. Ia pernah menjadi asisten pribadi Roman Abramovich sehingga kemudian diberi jabatan penting di klub asal London Barat tersebut.

Kepercayaan Roman Abramovich kepada Marina Granovskaia begitu besar. Ketika pria asal Rusia itu terganjal visa sehingga tak bisa masuk ke Inggris, Marina Granovskaia lah yang menjadi penyambung lidah Frank Lampard dengan sang pemilik.

Marina Granovskaia punya peran penting di Chelsea

Perseteruan antara kedua sosok penting itu tidak berhenti sampai soal posisi Kepa Arrizabalaga. Frank Lampard disinyalir membuat Granovskaia berang karena terus mengeluh soal lambatnya transfer Declan Rice dari West Ham United.

Perempuan berdarah Kanada itu tak mau memuluskan transfer karena kurang sreg dengan penampilan Declan Rice plus bek incaran James Tarkowski. Jadilah, hubungan Frank Lampard dan Marina Granovskaia renggang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini