Pelatih Bali United Harap Liga 1 2021 Ada Sistem Degradasi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 49 2346875 pelatih-bali-united-harap-liga-1-2021-ada-sistem-degradasi-gIV16z6QF4.jpg Stefano Cugurra. (Foto/Bali United)

DENPASAR – Pelatih Bali United, Stefano Cugurra berharap Liga 1 2021 sebaiknya digelar dengan menerapkan sistem degradasi. Hal itu, kata dia, agar tidak mengurangi kualitas kompetisi sepakbola.

Sebelumnya, seluruh perwakilan peserta klub Liga 1 2020 melakukan rapat virtual dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selalu operator liga.

Foto/Bali United

Pada rapat itu, seluruh klub setuju Liga 1 2020 dihentikan dan dilanjutkan dengan musim yang baru Liga 1 2021.

Baca juga: Liga 1 2021, Begini Saran Pelatih Persib Bandung Robert Alberts

Dalar rapat juga ada usulan yang mengemuka yakni liga usim baru tanpa sistem degradasi-promosi ketika liga kembali dimulai. Hanya saja usul itu dianggap bisa membuat kompetisi kurang berkualitas

Pelatih Bali United Stefano Cugurra "Teco" memandang bahwa kompetisi akan berlangsung kompetitif saat ada tim yang harus turun maupun yang naik kasta.

"Saya berharap Liga 1 bisa segera terlaksana. Tim sudah tidak ada pertandingan hampir satu tahun. Saya pikir sistem degradasi dan promosi dari tim Liga 2 harus diterapkan untuk memperoleh kompetisi yang bagus dan sehat. Semoga bulan Maret mendatang kompetisi bisa terlaksana," harap Teco mengutip laman Bali United, Selasa (19/1/2021).

Tanpa Degradasi Liga 1 2020

Manajemen Madura United mengambil sikap tegas terkait kelanjutan Liga 1 2020. Mereka menuntut agar kompetisi musim lalu dihentikan saja. Sebab, itu sudah sesuai dengan keinginan dari klub-klub.

"Federasi dan PT. LIB harusnya mendengarkan voters. Klub itu voter. Ini aspirasi kami; kompetisi dihentikan," ujar Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PT. PBMB) Zia Ul Haq, dikutip dari laman resmi klub, Senin (18/1/2021).

Foto/Bali United

Apabila usulan itu diterima dan telah diputuskan, ia juga meminta agar tak memunculkan wacana sang juara dan tidak ada tim yang terdegradasi untuk musim 2020, sebab laga baru berjalan tiga pekan saja.

"Belum juga head to head, saya sudah tegaskan liga dihentikan dan tidak ada titel juara. Itu yang saya catat dan saya setuju dengan itu. Titik! Sudah tidak ada yang butuh didiskusikan lagi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini