Presiden Juventus Sindir Napoli Usai Kalahkan AC Milan, Kenapa?

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 47 2341123 presiden-juventus-sindir-napoli-usai-kalahkan-ac-milan-kenapa-39LmoUhRJl.jpg Presiden Juventus, Andrea Agnelli. (Foto: Twitter/@juventusfc)

MILAN – Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengunggah dua gambar bus Bianconeri –julukan Juventus– yang terparkir di depan Stadion San Siro, Milan. Foto itu diunggah di akun Twitter-nya, @andagn, setelah Juventus menang 3-1 atas AC Milan di pekan ke-16 Liga Italia 2020-2021, Kamis 7 Januari 2021 dini hari WIB.

Banyak yang bertanya-tanya, apa makna Andrea Agnelli mengunggah foto di atas? Sebab, dalam foto tersebut ia hanya menulis foto diambil R. Scaletta.

Andrea Agnelli

(Unggahan Andrea Agnelli di akun Twitter-nya)

Hanya saja menurut laporan Football Italia, gambar tersebut sengaja ditampilkan Andrea Agnelli untuk memberi sindiran kepada kubu Napoli. Lantas, apa penyebab Andrea Agnelli menyindir Napoli?

Hal itu disinyalir karena Agnelli ingin menunjukkan bahwa Juventus tetap datang ke Kota Milan meski ada dua pemainnya yang positif virus corona. Sebelumnya, laga AC Milan vs Juventus disebut-sebut akan mengalami penundaan karena ada dua pemain Bianconeri yang positif Covid-19, yakni Alex Sandro dan Juan Cuadrado.

Namun, menurut anggota Dewan Regional Piemonte untuk Keadaan Darurat Covid-19, Matteo Marnati, ia sudah berdiskusi dengan Direktur Departemen Pencegahan Otoritas Kesehatan Lokal (ASL) Turin, dr. Roberto Testi. Diambil kesimpulan bahwa penyebaran Covid-19 di skuad Juventus masih dapat dikendalikan.

“Dia (dr. Roberto Testi) meyakinkan saya, bahwa belum ada keputusan yang diambil dan situasinya dianggap sama sekali tidak serius. Ada protokol dan dua kasus tidak cukup untuk melakukan intervensi, kecuali mungkin menyarankan para pemain yang melakukan kontak erat agar mengisolasi diri,” kata Matteo Marnati, mengutip dari Football Italia, Rabu 6 Januari 2021.

BACA JUGA: Disebut Bakal Balik ke Juventus, Quagliarella: Forza Sampdoria

“Kontrol di dalam dan sekitar sepakbola sekarang sangat ketat sehingga sangat tidak mungkin mereka melakukan apa pun, kecuali yang sudah ada dalam protokol. Bahkan, lima kasus Covid-19 tidak akan cukup untuk menjamin intervensi semacam itu. Saya dapat meyakinkan Anda, bahwa Milan vs Juventus akan 99,9 persen tetap digelar besok,” lanjut Marnati.

Lantas, kenapa laga AC Milan vs Juventus tetap digelar, meski kasus serupa sempat terjadi di laga Napoli vs Juventus? Sekadar informasi, pada Senin 5 Oktober 2020 dini hari WIB, Juventus sedianya menjamu Napoli di lanjutan Liga Italia 2020-2021.

Namun, pertandingan batal digelar karena ada dua pemain Napoli, yakni Piotr Zielinski dan Eljif Elmas yang terinfeksi Covid-19 satu hari jelang pertandingan. Kala itu, otoritas kesehatan Kota Naples tidak mengizinkan skuad Napoli untuk terbang ke markas Juventus.

Piotr Zielinski

(Zielinski sempat positif Covid-19)

Keputusan itu diambil otoritas kesehatan Naples, karena ditakutkan skuad Napoli dapat menyebarkan Covid-19 kepada pemain Juventus lainnya. Hanya saja menurut Football Italia, keputusan yang dibuat ASL Kota Naples telah menyalahi aturan.

Sebab, selagi cuma dua pemain yang terinfeksi Covid-19, ASL tidak boleh memberikan intervensi seperti larangan terbang atau sejenisnya. Karena itulah, Lega Serie A selaku operator kompetisi memberikan kemenangan walkover (WO) 3-0 kepada Juventus pada 15 Oktober 2020.

Hanya saja dua bulan setelahnya, keputusan di atas dibatalkan Komite Olimpiade Olahraga Italia (CONI). Kemenangan WO Juventus dianulir dan laga Bianconeri –julukan Juventus– kontra Napoli akan dijadwal ulang.

Ironisnya setelah kemenangan WO mereka dibatalkan, Juventus kalah 0-3 dari Fiorentina. Karena itulah, Agnelli disinyalir sangat kesal kepada Napoli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini