MANCHESTER – Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun sebagai pelatih pada musim panas 2012. Fergie –sapaan akrab Ferguson– total memberikan 38 trofi untuk Manchester United selama hampir 27 tahun (1986-2013) mengabdi di Stadion Old Trafford.
Sebelum meninggalkan jabatannya, Fergie tak mau manajemen Man United menunjuk pelatih yang salah. Sebab jika salah memilih pelatih, prestasi Man United berpotensi terpuruk dan kesulitan kembali bersaing di level atas.

(Sir Alex Ferguson saat pamer trofi Liga Inggris)
Karena itu, Fergie langsung mendekati pelatih Paris Saint-Germain (PSG) saat itu, Carlo Ancelotti. Fergie berharap Ancelotti dapat menjadi suksesornya.
Tentu ada alasan di balik kepercayaan Fergie kepada Ancelotti. Sekadar informasi, Ancelotti bisa dibilang salah satu pelatih terbaik di dunia saat itu. Sebelum menangani PSG, Ancelotti pernah menyabet trofi Liga Italia dan Liga Champions bersama AC Milan.
Bahkan trofi Liga Champions disabet Ancelotti bersama Milan sebanyak dua kali, tepatnya pada 2002-2003 dan 2006-2007. Selanjutnya, Ancelotti juga mengantarkan Chelsea tampil dominan sehingga menjadi juara Liga Inggris 2009-2010.
BACA JUGA: Bungkam Everton, Man United Main Bagus tapi Belum Sempurna
Namun, bagaimana respons Ancelotti setelah mendapatkan tawaran di atas? Sayangnya, Ancelotti menolak tawaran tersebut karena lebih dulu menjalin kesepakatan dengan raksasa Spanyol, Real Madrid.