Share

Dybala Minta Naik Gaji, Presiden Juventus Butuh Pembuktian

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 47 2328285 dybala-minta-naik-gaji-presiden-juventus-butuh-pembuktian-V5vLyoI6oq.jpg Paulo Dybala (Foto: Reuters)

TURIN – Proses pembaruan kontrak yang coba disodorkan pihak Juventus kepada pemain mereka, Paulo Dybala, kini memasuki babak baru. Pasalnya, Dybala tidak ragu mengungkapkan ke publik bahwa ia belum ditawari kontrak baru oleh Dewan Direksi Juve.

Masa kontrak Dybala dengan Juventus sebenarnya masih akan berlaku hingga 30 Juni 2022. Akan tetapi, kedua belah pihak sudah membicarakan negosiasi pembaruan sejak beberapa waktu lalu.

Hal ini dimaksudkan agar ketika kesepakatan tidak terwujud, maka Juve bisa melepas Dybala di bursa transfer musim panas 2021. Sebab, Juve tak ingin kehilangan Dybala secara gratis ketika masa kontrak si pemain habis.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Bocorkan Rahasia Tetap Tampil Hebat meski Sudah Tua

Paulo Dybala

Dybala sendiri sebenarnya memiliki niatan untuk melanjutkan karier di Juve. Pada Juni 2020, ia telah disodori kontrak baru oleh pihak Bianconeri. Akan tetapi, pemain berjuluk La Joya tersebut merasa kalau dirinya pantas untuk mendapat nominal gaji yang lebih baik dari apa yang ditawarkan tersebut.

Sejak saat itu, pihak Juve belum memberikan tawaran baru. Maka dari itu, Dybala menyebut kalau saat ini ia belum ditawari kontrak baru. Dybala juga merasa kesal dengan orang-orang di ruang rapat Juve yang membuat dirinya dipandang sebagai pemain yang mata duitan, sehingga membuat para fans memusuhinya.

“Banyak hal yang tidak benar telah dikatakan terkait dengan kontrak saya. Agen saya berada di Turin untuk waktu yang lama dan tidak pernah dipanggil oleh klub. Saya kecewa mendengar pembicaraan tentang angka-angka keuangan yang diinvestasikan,” ujar Dybala, dikutip dari Football Italia, Selasa (15/12/2020).

"Akan lebih baik jika kebenaran bisa diungkapkan, karena membicarakan aspek-aspek itu (keuangan) dalam periode ini membuat para penggemar memusuhi saya, dengan semua cinta yang saya miliki untuk Juventus," lanjutnya.

Menanggapi hal ini, Presiden Juventus, Andrea Agnelli, menerangkan bahwa ia sebenarnya mengharapkan Dybala untuk menjadi kapten masa depan Bianconeri. Hanya saja, untuk saat ini, Agnelli masih belum bisa memenuhi tuntutan gaji yang diminta Dybala.

Agnelli merasa nominal yang ditawarkannya sudah cukup tinggi. JIka Dybala memang meminta lebih, maka La Joya harus membuktikan diri di lapangan. Masalahnya, sejak terinfeksi Covid-19, Dybala kesulitan untuk menampilkan performa terbaiknya.

Paulo Dybala

“Saya telah mendengar pernyataannya, itu bagian dari pekerjaan saya. Paulo mengalami masa-masa sulit setelah tertular Covid-19. Saya mendengar dengan sangat senang cintanya pada Juventus. Cinta itu berbalas,” ujar Agnelli.

“Kami melihatnya sebagai kapten masa depan. Saya tahu dia telah menerima proposal yang akan menempatkannya di antara 20 pemain dengan bayaran tertinggi di Eropa. Kami menantikan tanggapannya, yang paling penting adalah melihat jawabannya di lapangan,” imbuh Agnelli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini