Sejarah Pergantian Pemain dalam Sepakbola

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 51 2327483 sejarah-pergantian-pemain-dalam-sepakbola-eQrx4xPd8c.jpg Pergantian Pemain dalam Sepakbola (Foto: Reuters)

PADA pertandingan olahraga sepakbola, pergantian pemain sangatlah lazim terjadi. Namun begitu, hal tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya di dalam dunia sepakbola.

Jika pada saat ini, umumnya pergantian pemain hanya diperbolehkan melakukan tiga kali. Tetapi, apakah sistem pergantian pemain di dalam aturan sepakbola langsung terjadi begitu saja? Ternyata tidak.

Pergantian pemain

Ada sejarah panjang yang meliputinya. Bahkan pada 1950-an sistem pergantian pemain belum diberlakukan. Karena itu, pada tahun tersebut para pemain akan bermain penuh selama 90 menit. Tidak peduli kondisi fisik pemain atau tengah cedera, pokoknya tidak ada pergantian pemain.

Hal ini pula yang membuat nomor punggung hanya meliputi angka 1-11 saja, karena pemain yang bermain tetap sama. Namun pada 1954, ada momen pergantian pemain ketika Jerman Barat menghadapi Negara Bagian Saarland, jelang Piala Dunia 1954.

Baca juga Lama Permainan Sepakbola di Waktu Normal dan Babak Pertama

Meski belum ada aturan resmi, tetapi pergantian pemain telah terjadi dalam laga tersebut. Adalah Richard Gottinger yang masuk menggantikan Horst Eckel menjadi momen pergantian pemain pertama dalam laga sepakbola internasional.

Setelah itu, empat tahun kemudian aturan pergantian pemain mulai diadopsi sejumlah liga di dunia. Para pemain bisa digantikan dengan seseorang yang ada di bangku cadangan, dengan alasan pemain tersebut menderita cedera.

Meski begitu, aturan tersebut tidak berlaku di Inggris. Federasi Sepakbola Inggris tidak mau menerapkan aturan pergantian pemain dengan alasan agar kompetisi tetap berjalan seketat mungkin. Namun, pada 1965-1966, mereka mulai menerapkan aturan pergantian pemain, tetapi hanya satu kali, itu pun untuk pemain yang cedera.

Sayangnya aturan tersebut sempat diselewengkan oleh bebarapa tim. Sebut saja seperti kasus Leeds United, di mana sang pelatih yakni Don Ravie meminta pemainnya pura-pura cedera agar bisa melakukan pergantian pemain.

Pergantian pemain

Akhirnya pada 1987, pergantian pemain diperbolehkan menjadi dua kali di Inggris. Pada 1990-an, tim boleh membawa tiga pemain cadangan, tetapi hanya dua saja yang boleh dimainkan. Lalu pada musim 1994-1995, setiap tim diperbolehkan melakukan tiga kali pergantian pemain.

Pada era saat ini, di masa pandemi, situasi sedikit berubah. Adanya jadwal pada akibat dampak dari pandemi Covid-19 memaksa sejumlah kompetisi melakukan perubahan aturan. Beberapa kompetisi seperti Liga Champions pun mengizinkan lima kali pergantian pemain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini