Man United Diminta Sadar kalau Solskjaer Bukan Pelatih Bagus

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 261 2325632 man-united-diminta-sadar-kalau-solskjaer-bukan-pelatih-bagus-7r8YCgyj1t.jpg Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Media Man United)

DUBLIN – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mendapat banyak kritik setelah gagal membawa timnya melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2020-2021. Menurut mantan penggawa Setan Merah, Johny Giles, Man United harus sadar bahwa Solskjaer bukanlah pelatih yang bagus.

Solskjaer pertama kali dipercaya menangani Man United pada pengujung Desember 2018 untuk menggantikan Jose Mourinho. Sayangnya, setelah hampir dua tahun menakhodai tim, ia masih belum mampu membuat Man United tampil bagus secara konsisten.

Menurut Giles, hal ini menunjukkan bahwa Solskjaer gagal membenahi kelemahan Man United. Karena seharusnya, dalam kurun waktu tersebut, Solskjaer mestinya sudah paham apa yang kurang dari timnya, kemudian membenahinya perlahan demi perlahan dan bergerak maju.

Baca juga: Jadwal Undian 32 Besar Liga Eropa 2020-2021 dan Regulasinya

RB Leipzig vs Man United

Sedangkan yang terjadi saat ini, Man United seperti berjalan di tempat. Hal ini bisa dilihat dari buruknya koordinasi pertahanan Man United, yang mana masalah tersebut sebenarnya sudah ada bahkan sejak era Mourinho.

"Saya tidak berpikir Solskjaer layak bertanggung jawab atas situasi di sana. Dia tampak seperti anak kecil bagi saya. Dia ada di sana selama dua tahun dan apa yang kita katakan tentang Manchester United? Mereka terkadang sangat bagus, tetapi tidak konsisten,” ujar Giles, dilansir dari OTB Sports, Jumat (11/12/2020).

"Ketidakkonsistenan karena manajer tidak memahami situasi. Sepakbola, menurut saya, terdiri dari jutaan hal kecil. Apa yang dilakukan manajer hebat, minggu demi minggu, adalah meningkatkan tim dengan melihat kesalahan dan membwa mereka ke jalur yang benar,” lanjutnya.

"Tidak demikian halnya dengan Manchester United. Setelah dua tahun bersama Solskjaer, Anda masih belum tahu apa yang akan Anda dapatkan dari mereka," tandas Giles.

Tidak konsistennya Man United sebenarnya terlihat jelas di pentas Liga Champions musim ini. Setelah dalam dua matchday petama fase grup mereka menang meyakinkan atas Paris Saint-Germain (PSG) dan RB Leipzig, kemudian Setan Merah malah takluk dari Istanbul Basaksehir.

Istanbul Basaksehir vs Man United

Menurut Giles, jika Man United sudah pakem bermain yang baik, tentunya kekalahan dari Basaksehir tersebut bisa dihindari. Utamanya karena secara kualitas skuad di atas kertas, Man United jauh lebih unggul dari Basaksehir.

Pada akhirnya, Setan Merah hanya bisa finis di posisi ketiga klasemen Grup H dengan raihan sembilan poin. Dengan demikian, mereka pun terdepak ke ajang Liga Eropa 2020-2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini