Manajemen Barito berharap Yudha bisa berubah dan merenungi kesalahannya dan mengembalikan mental yang sempat terpuruk. Yudha sesndiri tetap menjalani latihan mandiri dengan tim pelatih khusus.
“Manajemen dan tim pelatih membuatkan saya program latihan buat menjaga kondisi di sana,” kata Yudha.
“Nanti juga ada pelatih dari Barito Putera yang mendampingi saya selama berlatih di pesantren," lanjut dia.
Keputusan mengitim Yudha ke pesantren berdasarkan hasil klarifikasi Yudha Febrian yang didampingi ayahnya kepada manajemen Barito. “Sebagaimana selayaknya sebuah keluarga, kita sebagai orang tua berkewajiban untuk memberikan pembinaan bukan dalam bentuk hukuman,” tegas CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman.
“Kami dari Barito memberikan tindakan yang sifatnya membina dengan cara mengirimkan Yudha ke pesantren. Harapan kita tindakan yang kita ambil ini bisa membuat Yudha lebih baik lagi, memperbaiki diri dan tidak akan mengulangi kesalahannya lagi,” lanjut Hasnuryadi.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.