Ketahuan Dugem, Eks Pemain Timnas U-19 Yudha Febrian Bersyukur Masuk Pesantren

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 08 Desember 2020 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 49 2324091 ketahuan-dugem-eks-pemain-timnas-u-19-yudha-febrian-bersyukur-masuk-pesantren-rNlNsieVBG.JPG Yudha Febrian. (Foto/Barito Putera)

BANJARMASIN – Eks pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Yudha Febrian menerima keputusan klubnya, Barito Putera, yang mengirimnya ke pesantren. Yudha akan masuk ke sebuah pesantren di Jawa Barat.

Sebelumnya, Yudha dan pemain Bhayangkara Solo FC, Serdy Ephy Fano terekam di sedang berpesta (dugem) di sebuah tempat hiburan malam. Saat itu, keduanya masih menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-19.

Foto/Instagram

Saat menjalani sesi latihan pagi, Yudha dan Serdy terlambat kemudia diketahui baru pulang ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB. Pelatih Shin Tae-yong langsung mencoret keduanya dari daftar pemain Timnas Indonesia U-19.

Baca juga: Jelang Timnas Indonesia U-19 TC di Spanyol, PSSI Diburu Waktu

Menyikapi keputusan Barito, Yudha sangat bersyukur. Dia menerima keputusan klub yang mengirimnya ke pesantren.

"Saya sangat bersyukur Alhamdulillah atas kebaikan manajemen Barito Putera menyikapi masalah yang saya perbuat ini," ujar Yudha mengutip laman Barito, Selasa (8/11/2020).

"Saya berjanji setelah program pembinaan ini saya tidak melakukan hal yang sama. Saya sangat menyesal karena kasus ini gara-gara kesalahan saya sendiri," tambah dia.

Manajemen Barito berharap Yudha bisa berubah dan merenungi kesalahannya dan mengembalikan mental yang sempat terpuruk. Yudha sesndiri tetap menjalani latihan mandiri dengan tim pelatih khusus.

“Manajemen dan tim pelatih membuatkan saya program latihan buat menjaga kondisi di sana,” kata Yudha.

“Nanti juga ada pelatih dari Barito Putera yang mendampingi saya selama berlatih di pesantren," lanjut dia.

Keputusan mengitim Yudha ke pesantren berdasarkan hasil klarifikasi Yudha Febrian yang didampingi ayahnya kepada manajemen Barito. “Sebagaimana selayaknya sebuah keluarga, kita sebagai orang tua berkewajiban untuk memberikan pembinaan bukan dalam bentuk hukuman,” tegas CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman.

“Kami dari Barito memberikan tindakan yang sifatnya membina dengan cara mengirimkan Yudha ke pesantren. Harapan kita tindakan yang kita ambil ini bisa membuat Yudha lebih baik lagi, memperbaiki diri dan tidak akan mengulangi kesalahannya lagi,” lanjut Hasnuryadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini